SAMARINDA: Seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda kini memasuki tahap akhir.
Tiga kandidat yang lolos seleksi telah diumumkan dan dijadwalkan mengikuti wawancara bersama wali kota.
Salah satu kandidat, Kepala Inspektorat Samarinda, Neneng Chamelia Santi mengaku siap menjalani seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan.
“Dijalani saja. Ini kan proses dan kepercayaan. Kita sebagai ASN mengikuti tahapan itu merupakan tugas,” ujarnya saat diwawancarai di sela peninjauan pembangunan di Samarinda Seberang mendampingi Andi Harun, Kamis, 26 Maret 2026.
Neneng menjelaskan sistem seleksi kali ini tidak lagi menggunakan mekanisme pendaftaran terbuka seperti sebelumnya.
Para kandidat dipanggil melalui undangan berdasarkan penilaian tim seleksi.
Ia mengungkapkan, dirinya bersama dua kandidat lainnya akan menjalani wawancara lanjutan dengan wali kota pada tahap berikutnya.
“Besok kami bertiga akan wawancara bersama wali kota,” katanya.
Adapun tiga nama yang masuk tahap akhir seleksi Sekda Samarinda yakni Neneng Chamelia Santi, Marnabas, dan Ananta Fathurrozi.
Sebelumnya terdapat lima kandidat yang mengikuti seleksi, yaitu Ananta Fathurrozi, Anis Siswantini, Marnabas, Neneng Chamelia Santi, dan Suwarso.
Neneng mengaku baru menerima informasi mengenai hasil tiga besar tersebut sesaat sebelum menghadiri kegiatan, bersamaan dengan undangan wawancara.
“Baru tadi saya terima hasilnya sekaligus undangan untuk wawancara,” ungkapnya.
Ia menegaskan siap menerima apa pun hasil akhir seleksi, mengingat penentuan Sekda merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kepada aparatur sipil negara.
“Kalau dipilih ya itu tugas, siap tidak siap harus siap,” tegasnya.
Neneng diketahui telah berkarier sebagai ASN sejak April 2002 dan memiliki pengalaman panjang di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.
Tahapan selanjutnya, hasil akhir dari tiga kandidat tersebut dijadwalkan akan diumumkan dalam waktu dekat.

