BONTANG : Banjir masih menjadi momok di Kota Bontang, upaya penanggulangan lewat program dan infrastruktur terus dilakukan salah satunya dengan pengadaan satu unit excavator dengan anggaran sebesar Rp 2.3 miliar di tahun ini.
“Excavator yang leher panjang atau axcavator long arm,” kata Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Amiruddin Syam, Senin (6/1/2023).
Ia menerangkan, bahwa pengadaan excavator ini melalui e-katalog, yakni pembelian langsung berhubungan dengan penyedia barang tanpa melalui proses pelelangan atau pihak ketiga
“Sekarang sudah dalam tahap pembelian,” ujarnya.
Amiruddin menyebutkan, alat ini akan ditempatkan di Waduk Kanaan, untuk melakukan pengerukan dan pelebaran waduk tersebut, selanjutnya akan diprioritaskan di sejumlah aliran sungai di Kota Bontang.
“Nanti ditempatkan di Waduk Kanan, setelah pengerukan akan diprioritaskan di sungai yang dangkal dan sempit,” tandasnya.

