SAMARINDA: Kepala Badan Pengelola BKT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim H. Iman Hidayat mengatakan, bea siswa kalimantan Timur (BKT) 2023 telah dibuka dan sudah dapat diakses, terdiri dari Beasiswa Kaltim Tuntas dan Kaltim Stimulan.

“Pendaftaran BKT tahun 2023 kategori mahasiswa telah dibuka pada Senin, tanggal 20 Februari 2023 sampai dengan 31 Maret 2023. Sedangkan untuk kategori siswa, pembukaan pendaftaran dimulai 1 Maret 2023 sampai dengan 7 April 2023,”jelas H. Iman Hidayat, Iman Hidayat di Ruang Kersik Luway Lt. 4 Disdikbud Provinsi Kaltim Jalan Basuki Rahmat, Senin (20/2/2023).
Disampaikan Kepala Badan Pengelola BKT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim H. Iman Hidayat, mengatakan program BKT tahun 2023 memiliki penambahan jumlah anggaran yang lebih besar dari pada tahun sebelumnya. Dijelaskannya total anggaran BKT pada APBD Murni Kaltim tahun 2023 yakni sebesar Rp375 miliar dengan perkiraan sekitar 40 ribu penerima.
“Alokasi anggaran BKT tahun 2023 pada APBD murni sebanyak Rp 375 miliar, terkait penambahan di anggaran perubahan saya belum tahu,” tutur Iman Hidayat.
Memasuki tahun ke 5, diutarakannaya program BKT tahun 2023 memiliki beberapa perubahan dan penambahan di sebagian jenis beasiswa. Disampaikannya untuk kategori mahasiswa program BKT Tuntas jenis kerja sama, ada penambahan perguruan tinggi dalam negeri yang bekerja sama dengan Pemprov Kaltim.
Yakni dengan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) untuk kelas Sekolah Penerbangan dan Politeknik Kesehatan Surakarta kelas Ortotik Prostetik dengan perkiraan kuota program BKT Tuntas bagi satu atau dua kelas.
Kemudian terkait BKT Stimulan Siswa diungkapkan, pada 2023 pendaftaran dilakukan oleh sekolah tidak lagi secara langsung oleh para siswa. Sebut dia, sebagai lembaga pendidikan, sekolah beserta guru dan tenaga teknisi IT dapat menfasilitasi serta menjembatani para siswanya untuk melakukan pendaftaran
Lanjutnya proses seleksi BKT Stimulan Siswa berdasarkan hasil seleksi nilai skoring sesuai dengan kurikulum yang di tempuh. Misal para siswa yang didaftarkan oleh sekolah dapat mencantumkan jenis kurikulum yang ditempuh, baik itu kurikulum 2013 atau kurikulum merdeka.
“Jadi jika siswa tersebut menggunakan kurikulum 13 maka skoringnya diseleksi bersama para siswa mengunakan kurikulum yang sama (kurikulum 2013) demikian juga jika menggunakan kurikulum merdeka. Jadi biar adil,” tegasnya.
Sebagai informasi untuk informasi alur serta persyaratan pendaftaran dapat diakses melalui laman website https://beasiswa.kaltimprov.go.id/

