
BONTANG – Beberapa tahun belakangan ini pencemaran lingkungan, mulai dari udara, air dan tanah kerap terjadi di Kota Bontang. Namun sayangnya kota Industri ini belum memiliki laboratorium lingkungan.
Akan hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang merencanakan pembangunan gedung laboratorium lingkungan yang akan berlokasi di Jalan Awang Long Kota Bontang.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Abdul Malik mengapresiasi inisiasi DLH Kota Bontang tersebut. Ia mengatakan pihaknya mendukung rencana pembuatan laboratorium lingkungan dengan berkaca dari beberapa kejadian besar, mulanya dari pencemaran udara akibat ledakan terjadi di pabrik V PT Pupuk Kaltim dan pencemaran air laut akibat tumpahan minyak CPO yang menyebabkan ratusan ikan mati di beberapa waktu lalu.
“Saya sangat mendukung rencana DLH untuk pembangunan laboratorium lingkungan. Apalagi Kota Bontang belum ada laboratorium ini, ” ujarnya kepada narasi.co, Senin (6/3/2023).
Ia menerangkan, DED dari laboratorium lingkungan ini pun telah disusun DLH meski fisiknya belum diterima Komisi III DPRD Kota Bontang.
“DED itu belum diterima, tapi kami percaya dan dukung rencana ini. Karena ini yang di butuhkan Kota Bontang sebagai kota Industri,” jelasnya.
Ia berharap, agar pembangunan laboratorium lingkungan ini percepat, dan mendesak untuk segera dilaksanakan tahun ini.
“2023 ini harus segera realisasi. Tidak boleh nanti-nanti seperti beberapa pembangunan. Laboratorium lingkungan juga tergolong urgent,” tandasnya

