

SAMARINDA : Pemerintah hendaknya mendorong progam kerja yang lebih kreatif dan inovatif , dalam meningkatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD). Di satu sisi, sebagai upaya meningkatkan ekonomi Kota Samarinda.
Hal itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rofik, setelah mengikuti kegiatan forum lintas perangkat daerah bidang ekonomi dan sumber daya alam dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda tahun 2024. Digelar di Ruang Rapat Bappedalitbang, Jalan Dahlia, Rabu (8/3/2023).
Abdul Rofik menerangkan, kegiatan tersebut menempatkan setiap perangkat daerah dan stakeholder pembangunan, yang terkait dalam RKPD Kota Samarinda 2024, pada suatu forum. Ini untuk penyelarasan persepsi, dan pemahaman untuk mencapai tujuan pembangunan di bidang ekonomi.
“Sebagai komisi yang membidangi ekonomi , Komisi II berharap pada RKPD Samarinda tahun 2024 ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kota,” ungkapnya
Ia menegaskan, Pemkot Samarinda supaya lebih Inovatif dan kreatif dalam mendukung daya saing dan keberlangsungan industri kecil khususnya UMKM.
Pasalnya Samarinda kata dia, didominasi sebagai daerah dengan mayoritas pelaku usaha serta pelaku ekonomi kreatif. Untuk itu, guna memaksimalkan daerah yang dikenal dengan kota jasa dan industri, pemerintah hendaknya mengembangkan sektor UMKM.
Lebih lanjut politisi PKS itu menambahkan, keberlangsungan produk hasil UMKM juga harus diperhatikan oleh pemerintah. Memberikan perlindungan dan payung hukum terhadap pendistribusian produk lokal di pasar modern.
“Peningkatan UMKM itu tidak hanya pembinaan dan pelatihan, tapi jaminan perlindungan serta pendistribusian produk lokal pada pasar modern juga patut diupayakan,” tegasnya.

