SAMARINDA: Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Andi Harun menjelaskan bahwa pembangunan masif di Kota Samarinda merupakan respons terhadap perkembangan yang terjadi dengan cepat.
Ia menekankan bahwa ketinggalan bukanlah pilihan, dan komitmen semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kita tidak bisa terus-terusan ketinggalan dalam perkembangan. Kita butuh pembangunan yang masif untuk mengakselerasi tantangan yang ada dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Andi Harun, Selasa (5/12/2023).
Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa komitmen pemerintah sangat penting, tetapi tanpa dukungan dari swasta dan peran aktif masyarakat, upaya pembangunan tidak akan maksimal.
Ia pun menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya tergantung pada tingkat hebatnya camat, lurah, atau pemerintah tingkat atas, tetapi juga pada dukungan dari tingkat terbawah.
“Biar camat dan lurahnya hebat seperti apa, jika RT dan masyarakat tidak mendukung, maka kita akan ketinggalan. Pembangunan ini butuh sinergi dari semua pihak, mulai dari tingkat atas hingga tingkat terbawah,” ujarnya.
Politikus Partai Gerindra ini menyoroti peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu aspek krusial pembangunan.
“Tidak ada yang bisa kita jadikan alasan atau argumentasi apapun yang tidak mendukung lingkungan kita bersih. Siapa yang akan kita tunggu kalau bukan masyarakat kita sendiri,” tegasnya.
Wali Kota Samarinda berpendapat bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah fondasi dari pembangunan yang berhasil dan berkelanjutan.
“Kita butuh peran aktif semua pihak. Pemerintah, swasta, dan masyarakat harus bersatu padu. Inilah kunci keberhasilan pembangunan Kota Samarinda yang kita harapkan,” imbuhnya.
Dengan membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama, Kota Samarinda diharapkan dapat terus maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya. (*)

