SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik memuji para Guru Penggerak yang memiliki peran utama dalam membantu siswa mencapai potensi terbaiknya.
Menurutnya, Guru Penggerak tidak sekadar mengajar, namun juga memotivasi siswa untuk terus belajar, berinovasi dan bersemangat dalam mencapai tujuannya.
“Jadi reward bagi mereka tidak hanya bisa menjadi kepala sekolah atau pengawas sekolah, tapi ada semacam tunjangan (insentif) yang diberikan sebagai penyemangat para Guru Penggerak,” kata Akmal.
Hal itu ia katakan saat menghadiri sekaligus menutup kegiatan Sehari Bersama Guru Penggerak (SEMARAK) Berbagi Praktik Baik di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa, (21/5/2024).
Selain itu, Guru Penggerak juga membantu mengidentifikasi kebutuhan siswa, mengembangkan keterampilan mereka serta memberikan dukungan dan dorongan dalam proses pembelajaran.
Akmal pun mengapresiasi serta merasa bangga atas kiprah serta semangat mengabdi para guru di Benua Etam.
“Khususnya semangat pengabdian para Guru Penggerak demi mencerdaskan kehidupan bangsa demi tercipta generasi unggul,” jelasnya dihadapan 135 Guru Penggerak se Kaltim.
Akmal meyakini, pola pengajaran yang diberikan Guru Penggerak adalah pendidikan berkualitas yang dibutuhkan untuk mempersiapkan generasi penerus berdaya saing.
“Tolong jangan pernah lelah mendidik anak-anak kita. Berikanlah yang terbaik untuk mereka agar kelak mereka memberikan terbaik untuk bangsa kita,” pesannya.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu berjanji akan menyampaikan terkait tunjangan para Guru Penggerak kepada DPRD Kaltim.
Kepala Balai Guru Penggerak Kaltim Wiwik Setiawati mengungkapkan, jumlah Guru Penggerak di Kaltim hingga saat ini sebanyak 815 orang.
“‘Sebentar lagi akan bertambah pada Juni ini sekitar 359 orang, sehingga totalnya 1.174 Guru Penggerak se Kaltim untuk semua jenjang pendidikan,” ungkapnya.
SEMARAK yang telah dilaksanakan selama dua hari mulai 20-21 Mei dimeriahkan penampilan para Guru Penggerak kabupaten dan kota dalam drama Ki Hadjar Dewantara, tarian dan musikalisasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek Rita Dewi Puspalupi, Kepala Disdikbud Kaltim M Kurniawan, Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin, Kadisdikbud kabupaten dan kota se Kaltim, Ketua PGRI, Ketua MKKS, Ketua K3S, Kepala Kantor Bahasa Kaltim, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Penjab PGP kabupaten/kota, Tanoto Foundation dan PT Erlangga.(*)

