Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Terapkan Strategi, BCA Syariah Lewati 2024 dengan Kinerja Cemerlang
Ekonomi

Terapkan Strategi, BCA Syariah Lewati 2024 dengan Kinerja Cemerlang
Telah dibaca : 1.103 Kali.

Adi Rizki RamadhanBy Adi Rizki Ramadhan1 Januari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Direktur BCA Syariah (tengah) sedang menjelaskan tentang capaian investasi emas
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

JAKARTA : PT Bank BCA Syariah telah membukukan pertumbuhan positif pada aset, pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Pertumbuhan positif tersebut, kata Direktur BCA Syariah Pranata, kepada narasi.co, Rabu 1 Januari 2025, didukung oleh kinerja positif hasil dari penerapan strategi, yang sejalan dengan dengan kondisi ekonomi yang penuh tantangan di 2024.

Menjawab pertanyaan, Pranata menjelaskan, aset BCA Syariah tercatat tumbuh 14,6 persen di November 2024 secara tahunan (year on year/yoy), mencapai Rp15,4 triliun.

Ini di antaranya lanjut Pranata, didukung oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar 29,4 persen yoy, mencapai Rp10,4 triliun.

“Bank meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 16,7 persen secara yoy mencapai Rp164,9 miliar,” tuturnya.

Sedangkan upaya perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan DPK tercermin pada pencapaian yang mencapai Rp11,4 triliun atau tumbuh 12,9 persen secara tahunan.

“Komposisi dana murah atau CASA dari total DPK mencapai 35 persen,” tambah Pranata.

Lebih jauh ia mengemukakan, BCA Syariah terus berupaya untuk memberikan kontribusi pada pertumbuhan perekonomian.

Di 2024 lalu, menurut Pranata, BCA Syariah menjawab kebutuhan nasabah atas transaksi perbankan syariah dengan meluncurkan mobile banking terbaru, bernama BSya (baca: bi-sya) by BCA Syariah.

BSya menawarkan kemudahan pembukaan rekening secara online dan kenyamanan transaksi untuk transfer virtual account ke BCA, kemudahan belanja dengan QRIS, serta kemudahan transfer secara realtime online, maupun melalui BI Fast.

BSya juga dilengkapi dengan fitur pengajuan pembiayaan emas secara online untuk kemudahan berinvestasi.

Lebih dari sekedar alat transaksi, BSya turut menawarkan fitur yang mendukung kebutuhan ibadah nasabah.

Seperti setoran biaya ibadah haji secara online, informasi waktu sholat, transfer zakat dan petunjuk arah Kiblat.

Penambahan fitur layanan tersebut, lanjutnya, akan terus menjadi prioritas BCA Syariah untuk meningkatkan kenyamanan nasabah, menggunakan BSya baik dalam aktifitas transaksi maupun ibadah.

Dalam menjalankan fungsi intermediasi, kinerja yang baik turut tercermin kualitas pembiayaan (NPF) yang terjaga baik sebesar 1,80 persen.

Ditambahkan, komposisi pembiayaan didominasi segmen komersial yaitu sebesar 68,8 persen dari total pembiayaan perusahaan.

Sementara, jika dilihat dari pertumbuhannya, pembiayaan konsumer menunjukkan pertumbuhan tertinggi yaitu 77,7 persen yoy mencapai Rp1,4 triliun.

Ini ditunjang oleh penyaluran pembiayaan KPR iB dan Emas iB.

“Pembiayaan Emas iB tumbuh signifikan sebesar 203,4 persen secara yoy,” tutur Pranata.

Ditambahkan, ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia semakin meningkat.

BCA Syariah secara konsisten turut menerapkan sustainable banking. Diantaranya tercermin pada penyaluran pembiayaan pada Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB).

Presentase pembiayaan KUB BCA Syariah mencapai 26,1 persen dari total pembiayaan Bank dengan pencapaian sebesar Rp2,7 triliun, tumbuh sebesar 15,3 persen secara tahunan.

Ia menjelaskan, implementasi penyaluran pembiayaan terlaksana pada 7 sektor kegiatan usaha berkelanjutan.

Antara lain, pembiayaan pada kategori efisiensi energi, pencegahan dan pengendalian polusi.

Pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan.

Pengelolaan air dan air limbah berkelanjutan, transporasi ramah lingkungan, produk eco efficient serta pembiayaan UMKM.(*)

BCA Syariah Bsya Dana Pihak Ketiga (DPK) Direktur BCA Syariah Pranata
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleBarang dan Jasa Kebutuhan Pokok, Tetap Bebas PPN 12 Persen
Telah dibaca : 975 Kali.
Next Article Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah dan Swasta Luncurkan Program BINA
Telah dibaca : 1.132 Kali.
Adi Rizki Ramadhan

Related Posts

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.

1 Oktober 2026

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.

1 Oktober 2026

Target Pendapatan Kaltim Dikoreksi, PBB-KB Tak Capai Target
Telah dibaca : 658 Kali.

30 September 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.

Raperda APBD Perubahan Samarinda 2026 Disepakati Rp3,75 Triliun
Telah dibaca : 661 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.
Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.
Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.
Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.871 Kali.

8 Maret 20233,839 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 6.304 Kali.

2 Juli 20253,470 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.563 Kali.

8 Maret 20233,366 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.517 Kali.

20 Juni 20243,330 Views
Don't Miss
Ekonomi 1 Oktober 2026

Kaltim Dapat Rp73 Miliar Dana REDD+GCF, 44 Persen untuk Pemberdayaan Masyarakat
Telah dibaca : 659 Kali.

SAMARINDA: Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat alokasi pendanaan sekitar Rp73 miliar atau 4,691 juta dolar AS…

Dorong Jurnalis Angkat Cerita Inspiratif Ekonomi Syariah, JWC 2026 BCA Syariah Sisipkan Hadiah Rp36 Juta
Telah dibaca : 653 Kali.

Kaltim Mulai Program REDD+GCF Rp73,2 Miliar, 64 Persen Dana Diarahkan untuk Masyarakat dan Lingkungan
Telah dibaca : 662 Kali.

Abdunnur Unggul di Penyaringan, Rudianto Justru Menang di Pilrek, Begini Mekanismenya
Telah dibaca : 650 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.