Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Dinsos Kutim Perketat Penyaluran Bansos Lewat Stiker Penanda di Rumah Warga
Diskominfo Kutim

Dinsos Kutim Perketat Penyaluran Bansos Lewat Stiker Penanda di Rumah Warga
Telah dibaca : 658 Kali.

MartinusBy Martinus25 November 2025Updated:26 November 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito.
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

KUTIM: Upaya memastikan bantuan sosial tersalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan terus diperkuat oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Salah satunya melalui pemasangan stiker penanda pada rumah tangga penerima manfaat, langkah yang sejak dua tahun terakhir menjadi instrumen penting dalam penataan ulang data kesejahteraan masyarakat.

Program yang mulai digulirkan pada 2023 itu bukan sekadar penanda visual, melainkan bagian dari mekanisme verifikasi lapangan untuk menyejajarkan data warga dengan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Dengan cara ini, pemerintah daerah berharap setiap bantuan yang mengalir dapat dipastikan tepat sasaran dan tidak menimbulkan simpang siur di tingkat masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito, mengatakan bahwa pemasangan stiker merupakan tahapan lanjutan dari proses pendataan yang dilakukan secara berkala.

Menurut dia, data DTKS menjadi pijakan utama dalam menentukan rumah tangga yang berhak menerima penandaan tersebut.

“Penerapan stiker ini sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Saat itu kami melakukan pendataan langsung ke warga untuk menyamakan informasi yang tercatat dengan kondisi mereka di lapangan,” ujar Ernata, ditemui, Senin, 24 November 2025.

Sebelum stiker ditempel, petugas terlebih dulu melakukan pengecekan ke rumah warga.

Tahapan ini disebut sebagai verifikasi mendalam untuk melihat apakah keluarga tersebut masih masuk dalam kategori miskin atau telah mengalami peningkatan kemampuan ekonomi.

Hasil analisis lapangan inilah yang kemudian menjadi dasar penentuan kelayakan penerimaan Bansos.

Ernata menjelaskan bahwa pelaksanaan program sejauh ini berjalan tanpa hambatan berarti.

Menurutnya, warga memahami tujuan pemasangan stiker dan menerima keputusan petugas selama prosesnya dilakukan secara terbuka.

“Selama ini tidak ada keberatan dari masyarakat, karena penandaan hanya diberikan kepada mereka yang dinilai memenuhi kriteria. Bila kondisi ekonominya sudah berubah, maka rumah tangga tersebut kami keluarkan dari daftar kemiskinan,” tuturnya.

Program stikerisasi itu direncanakan berlanjut hingga 2025. Setiap tahun, Dinsos melakukan pembaruan data untuk melihat perkembangan kondisi warga.

Pembaruan ini tidak hanya untuk mencegah kesalahan penyaluran bantuan, tetapi juga memungkinkan terjadinya graduasi mandiri bagi keluarga yang kemampuan ekonominya meningkat.

Dalam praktiknya, graduasi menjadi bagian penting agar kuota bantuan dapat beralih ke warga lain yang lebih membutuhkan.

Keluarga yang dinilai sudah mapan akan dihapus dari basis data penerima Bansos setelah melalui proses verifikasi ulang.

“Profil masyarakat terus kami mutakhirkan agar datanya sesuai dengan kondisi terbaru,” kata Ernata.

Ia menambahkan, keberhasilan penataan data sangat bergantung pada keterbukaan warga saat pendataan berlangsung.

Kejujuran dalam memberikan informasi, menurut dia, membantu pemerintah menentukan arah kebijakan penyaluran bantuan di masa mendatang.

“Ketika warga menyampaikan kondisi mereka apa adanya, kami bisa memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang tepat,”pungkasnya. (Adv)

Bansos Dinsos Kutim DTKS Ernata Hadi Sujito
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticleSaring Penerima Bantuan, Dinsos Kutim Gunakan Pengukuran Berbasis Desil
Telah dibaca : 668 Kali.
Next Article Dinsos Kutim Verifikasi Data 15 Ribu Anak untuk Akses Pendidikan Terpadu
Telah dibaca : 639 Kali.
Martinus

Related Posts

Minta Pembagian Sembako Dilakukan Secara Manusiawi, Andi Harun: Jangan Berjejer di Jalan Raya, Kepanasan
Telah dibaca : 663 Kali.

14 Maret 2026

Pemkab Kutim Sambut Kebijakan BI untuk Pertumbuhan Lebih Tangguh
Telah dibaca : 732 Kali.

1 Desember 2025

Ardiansyah Sulaiman Buka Bupati Cup 2025, Targetkan Loncatan Prestasi Voli Kutim
Telah dibaca : 715 Kali.

1 Desember 2025

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 613 Kali.

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.

Rudy Mas’ud Respons Aksi 214 Lewat Instagram, Tak Temui Massa Saat Demo Berlangsung
Telah dibaca : 653 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 613 Kali.
Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.
DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.
Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.217 Kali.

8 Maret 20233,832 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.710 Kali.

2 Juli 20253,462 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.886 Kali.

8 Maret 20233,361 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 988 Kali.

20 Juni 20243,316 Views
Don't Miss
Ekonomi 22 April 2026

Pansus LKPj Soroti Kinerja BUMD, PAD Samarinda 2025 Memang Surplus tapi Belum Optimal
Telah dibaca : 613 Kali.

SAMARINDA: Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 mulai…

Pasca Aksi 21 April, Forum Pimred Ajukan 3 Tuntutan Buntut Insiden Larangan Peliputan di Kantor Gubernur Kaltim
Telah dibaca : 634 Kali.

DPRD Kaltim Siapkan Proses Hak Angket usai 7 Fraksi Bersepakat dengan Massa 21 April
Telah dibaca : 631 Kali.

Koalisi Pers Kaltim Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liput Aksi 214 di Kantor Gubernur
Telah dibaca : 638 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.