SAMARINDA: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memastikan keberlanjutan program Gratispol Pendidikan setelah melakukan pertemuan koordinasi di Ruang Tenguyun Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 26 Januari 2026.
Pertemuan tersebut menegaskan tidak terdapat permasalahan substantif dalam pelaksanaan program Gratispol Pendidikan, khususnya bagi mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi ITK.
Kepala Biro POD Setda Provinsi Kaltim, Siti Sugiyanti, menyampaikan komunikasi dan koordinasi antara Pemprov Kaltim dan ITK selama ini berjalan dengan baik.
“Isu yang sempat berkembang di masyarakat disebut bersumber dari miskomunikasi administratif dan telah diselesaikan melalui mekanisme resmi,”ungkapnya kepada media ini, Rabu, 28 Januari 2026.
Pemprov Kaltim dan ITK juga menyepakati langkah tindak lanjut bagi mahasiswa yang belum terakomodir dalam program Gratispol Pendidikan, dengan tetap mengacu pada ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus.
“Pemprov Kaltim dan ITK berkomitmen untuk memastikan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol Pendidikan,” kata Siti Sugiyanti.
Sementara itu, salah satu mahasiswa Program Pascasarjana Magister Manajemen Teknologi ITK, Ade Rahayu, menyampaikan bahwa permasalahan terkait program Gratispol telah memperoleh solusi melalui koordinasi antara Pemprov Kaltim dan ITK.
“Kami telah mendapatkan solusi terbaik terkait program Gratispol melalui kerja sama pihak ITK dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,”terangnya.
Pihaknya sepakat untuk tetap melanjutkan perkuliahan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Ade Rahayu.
Pemprov Kaltim mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan ITK dan berkomitmen melanjutkan kolaborasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Timur.
Pertemuan dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Setda Provinsi Kaltim Siti Sugiyanti, Plh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Muhammad Hamsani, Pengarah TP2G Prof. Zulkarnaen.
Kemudian Ketua TP2G Prof. Bohari Yusuf. Dari pihak ITK hadir Kepala Biro Akademik dan Umum Yuspian, Plh Kepala Bagian Akademik Ike Wayan Norma Yunita, serta Ketua Tim Humas dan Keprotokolan Nabila Khairunnisa.

