Close Menu
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Copyright PT Media Narasi Indonesia
anggota Jaringan Media Siber Indonesia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Contact
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Narasi.coNarasi.co
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Narasi.coNarasi.co
You are at:Home » Jembatan Suramadu, Ikon Konektivitas Pulau Jawa-Madura
Nasional

Jembatan Suramadu, Ikon Konektivitas Pulau Jawa-Madura
Telah dibaca : 781 Kali.

Adi Rizki RamadhanBy Adi Rizki Ramadhan13 Februari 2026Updated:13 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Telegram Email WhatsApp Threads Copy Link
Teks: Jembatan Suramadu yang berlokasi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (Narasi.co/Adi)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram Copy Link

MADURA: Jembatan Suramadu telah menjadi ikon kebanggaan Jawa Timur sekaligus simbol konektivitas antara Pulau Jawa dan Madura.

Berdiri megah di atas Selat Madura, jembatan ini bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga hasil dari perjalanan panjang gagasan yang dimulai sejak puluhan tahun silam.

Ide pembangunan jembatan penghubung Surabaya-Madura pertama kali dicetuskan oleh Gubernur Jawa Timur saat itu, Mohammad Noer, pada 1976.

Ia menggagas lintasan darat Bali-Madura-Surabaya yang dikenal dengan konsep Tri Nusa Bima Sakti.

Gagasan tersebut kemudian mendapat perhatian pemerintah pusat.

Pada 1986, B. J. Habibie turut mendorong kajian pembangunan jembatan saat menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

Studi kelayakan proyek di Selat Madura dilakukan pada 1990 dan menyimpulkan bahwa pengembangan Pulau Madura menjadi kunci perluasan kawasan Surabaya.

Desain awal proyek mulai dikerjakan pada 1992 oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Namun, krisis ekonomi 1997 membuat rencana pembangunan tertunda.

Dimulai Era Megawati, Diresmikan SBY

Momentum pembangunan kembali menguat pada awal 2000-an.

Pada 20 Oktober 2003, Presiden Megawati Soekarnoputri menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 79 Tahun 2003 tentang pembangunan Jembatan Surabaya-Madura.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan pada Agustus 2003.

Pembangunan jembatan berlangsung selama enam tahun dan rampung pada 10 Juni 2009.

Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski sempat mengalami keterlambatan akibat kendala anggaran, proyek ini akhirnya berdiri sebagai salah satu infrastruktur terbesar di Indonesia.

Spesifikasi dan Biaya

Jembatan ini membentang sepanjang 5.438 meter dengan lebar 30 meter, menjadikannya jembatan terpanjang di Indonesia.

Struktur utamanya menggunakan model cable stayed sepanjang 818 meter, dengan dua menara setinggi sekitar 140 meter.

Dalam proses pembangunannya, proyek ini melibatkan sekitar 3.500 pekerja dan menggunakan puluhan ribu ton baja.

Dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp4,5 triliun yang bersumber dari APBN.

Tiang-tiang jembatan ditanam hingga kedalaman sekitar 40 meter dan dirancang tahan terhadap gempa serta korosi air laut.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Sebelum Suramadu berdiri, perjalanan Surabaya-Madura ditempuh melalui jalur laut dengan waktu 30 hingga 60 menit.

Kini, perjalanan darat dapat ditempuh kurang dari 10 menit.

Kehadiran jembatan ini membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan wilayah Madura.

Sejak akhir 2018, Presiden Joko Widodo menetapkan Jembatan Suramadu sebagai jembatan non-tol sehingga dapat dilintasi secara gratis oleh semua kendaraan.

Lebih dari satu dekade setelah diresmikan, Jembatan Suramadu tetap berdiri kokoh sebagai simbol kemajuan infrastruktur nasional sekaligus penghubung kehidupan masyarakat Jawa dan Madura.

Infrastruktur Jembatan Suramadu Madura Surabaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Threads Copy Link
Previous ArticlePerumda Tirta Kencana Samarinda Terapkan Penyesuaian Tarif Air Bertahap hingga 9 Persen
Telah dibaca : 751 Kali.
Next Article Kasus Keracunan MBG di PPU, Dinkes Kaltim Minta Dapur Dievaluasi dan Dihentikan Sementara
Telah dibaca : 761 Kali.
Adi Rizki Ramadhan

Related Posts

Rumah Sahabat BCA Syariah, Bawa Masyarakat Lebih Dekat Dengan Layanan Perbankan Syariah
Telah dibaca : 702 Kali.

20 Juni 2026

Terkena PHK? Pekerja Bisa Dapat Bantuan Tunai dan Konseling Karier Lewat JKP
Telah dibaca : 674 Kali.

15 Juni 2026

Kemenaker Membuka Pendaftaran MagangHub Batch 2 Mulai 8 Juni, Untuk Sertifikasi Kompetensi
Telah dibaca : 692 Kali.

7 Juni 2026

Comments are closed.

@narasi.co
BERITA TERBARU

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.

Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.

Serapan Anggaran Disdikbud Samarinda Rendah, Komisi IV Soroti Bidang Tanpa Realisasi
Telah dibaca : 649 Kali.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss
Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.
Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.
Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.
Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.
Demo
Top Posts

Pengaruh Media Massa Terhadap Integrasi Nasional
Telah dibaca : 4.462 Kali.

8 Maret 20233,837 Views

Pemprov Kaltim Siap Masukkan Mahasiswa UT Samarinda dalam Skema Bantuan Pendidikan Gratispol
Telah dibaca : 5.906 Kali.

2 Juli 20253,466 Views

Peran Pendidikan dalam Mewujudkan Integrasi Nasional
Telah dibaca : 5.115 Kali.

8 Maret 20233,364 Views

Tertarik Berinvestasi di Kaltim, Pengusaha Tiongkok Butuh Lahan 1.000 Hektare
Telah dibaca : 1.150 Kali.

20 Juni 20243,320 Views
Don't Miss
DPRD Samarinda 3 Juli 2026

Komisi IV Samarinda Minta Dispora Optimalkan Aset Olahraga untuk Dongkrak PAD
Telah dibaca : 614 Kali.

SAMARINDA: Komisi IV DPRD Samarinda menyarankan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispora) mengoptimalkan pengelolaan aset…

Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan, OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan
Telah dibaca : 630 Kali.

Komisi II Soroti Minimnya Jaringan Sekunder, Minta Perumda Tirta Kencana Lebih Transparan
Telah dibaca : 656 Kali.

Raperda Kepemudaan Disiapkan Jadi Payung Pengembangan Anak Muda Samarinda
Telah dibaca : 649 Kali.

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
© 2026 Narasi.co | PT. Media Narasi Indonesia - Anggota Jaringan Media Siber Indonesia.
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.