SAMARINDA: Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengandalkan pengelolaan stok pangan serta pemanfaatan fasilitas cool storage sebagai salah satu strategi utama untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Nadya Turisna, mengatakan langkah tersebut dilakukan karena Samarinda bukan merupakan daerah penghasil utama sejumlah komoditas pangan.
“Karena Samarinda sebenarnya bukan daerah penghasil, maka kita harus menjaga stok. Jangan sampai barang tidak tersedia di pasar. Harga dijaga, ketersediaan barang juga dijaga,” ujar Nadya usai rapat lintas perangkat daerah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Samarinda, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan, saat ini fasilitas penyimpanan dingin telah tersedia di Varia Niaga Samarinda dan dimanfaatkan untuk menyimpan sejumlah komoditas pangan seperti daging ayam beku dan telur guna menjaga ketersediaan pasokan di pasaran.
Menurutnya, keberadaan fasilitas penyimpanan tersebut cukup membantu pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga, terutama saat terjadi peningkatan permintaan maupun gangguan distribusi.
“Cool storage yang ada sekarang digunakan untuk pangan seperti daging ayam dan telur. Kalau ada momen tertentu seperti kebutuhan bawang atau komoditas lain, kita sudah punya tempat untuk menyimpan stok,” katanya.
Selain itu, Pemkot Samarinda juga berencana menambah fasilitas cool storage khusus sektor perikanan guna menjaga ketersediaan pasokan ikan di pasar.
Langkah tersebut diharapkan mampu membantu pemerintah daerah menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang dan stabilitas harga bagi masyarakat.
Dalam penyusunan RKPD 2027, Pemkot Samarinda juga menargetkan pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas enam persen melalui berbagai strategi penguatan ekonomi daerah.
Menurut Nadya, upaya menjaga inflasi dan stabilitas harga menjadi bagian penting dari strategi tersebut agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi di daerah terus bergerak.

