Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati mengapresiasi para seniman yang menampilkan karyanya dalam pameran seni rupa bertajuk Jenggalek Tangi Melek ke-7.

Pameran yang diikuti oleh 37 perupa yang tergabung dalam Aliansi Seni Rupa Mojokerto (ASRM) ini akan berlangsung mulai 4-10 Januari 2021 dipusatkan di aula salah satu media di Mojokerto.
“Kami bangga, Mojokerto memiliki seniman-seniman sangat luar biasa. Kami juga berterima kasih kepada panitia yang telah sukses dalam penyelenggaraan pameran ini,” ungkap Ikfina dalam sambutan singkatnya, Selasa (4/12/2022).
Dirinya pun menawarkan tempat di Pendopo Bupati Mojokerto untuk digunakan memajang karya para seniman Mojokerto. Diakuinya masih belum ada tempat galeri yang khusus mengoleksi karya-karya para seniman.
“Kami akan mendiskusikan hal ini yakni galeri seni dengan pihak terkait. Kami akui belum memiliki gedung. Untuk sementara para seniman bisa menggunakan pendopo sebagai tempat, nanti ditata sedemikian rupa,โ ujarnya.
Menurutnya, potensi Mojokerto dalam berkesenian tidak kalah dengan kabupaten lain seperti Banyuwangi yang ramai dengan event-event.
Dari pantauan Narasi, salah satu yang menarik perhatian adalah karya peserta pelukis termuda yakni Nadira Zahra.
Gadis 13 tahun ini mulai mengasah kemampuan melukisnya sejak masih kelas 3 SD. Menurutnya, ia sudah sering mengikuti pameran bersama.
“Sudah sering mengikuti pameran seperti ini dan baru satu kali pameran tunggal,โ ungkapnya.
Menurut pengakuan Indra, Ayah Nadira, anaknya menjadi 9 finalis titian prize for children 2021. Pameran ini diprakarsai oleh Yayasan Titian Bali. Penghargaan bergengsi ini disematkan langsung seniman-seniman di Bali.
“Ya kemarin di Bali menjadi finalis, sebagai orang tahu saya sangat bangga, semoga Nadira terus berprestasi,” ujarnya.
Secara simbolis, Bupati Ikfina menggunting pita tanda pameran dibuka. Selanjutnya, membubuhkan tinta di atas kain kanvas dan mengunjungi ruang pameran.

