SAMARINDA: Pemilihan Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur (PPPKT) 2026 resmi dibuka sebagai ajang pengembangan pelajar terbesar se-Kaltim.
Kegiatan ini mengusung tema “Pelajar Etam, Garda Depan Membangun Nusantara” dengan slogan “Learning Today, Leading Tomorrow,” sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan berwawasan kebangsaan.
PPPKT 2026 dirancang untuk melahirkan pelajar berdampak, yakni pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya lokal, kepemimpinan dasar, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat melalui aksi dan proyek sosial.
“Melalui tema Pelajar Etam, Garda Depan Membangun Nusantara, kami ingin mewujudkan pelajar Kaltim yang memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar Handi Wijaya, Regional Director sekaligus Pemegang Lisensi Putera Puteri Pelajar Kalimantan Timur, Sabtu, 24 Januari 2026.
Sejak pendaftaran dibuka pada 18 Oktober 2025, sebanyak 340 pelajar jenjang SMP dan SMA dari 10 kabupaten/kota di Kaltim mengikuti proses seleksi.
Dari jumlah tersebut, melalui tahapan penyaringan administrasi, wawancara, dan penilaian bakat, terpilih 42 grand finalis terbaik kategori SMP dan SMA.
Rangkaian kegiatan PPPKT 2026 meliputi seleksi administrasi, wawancara, talent show, serta pra-karantina yang diisi pembekalan public speaking, personal branding, kelas kepribadian, dan pengembangan proyek sosial.
Tahap karantina luring dijadwalkan berlangsung pada 26-29 Januari 2026 di Hotel Atlet Samarinda.
Sementara itu, Malam Grand Final akan digelar pada 28 Januari 2026 di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim.
Penilaian finalis dilakukan secara komprehensif, meliputi kemampuan wawancara dan public speaking, penampilan panggung, bakat, wawasan kebangsaan dan budaya lokal, serta implementasi proyek sosial yang telah disusun selama masa pembinaan.
Proses penjurian melibatkan pakar pendidikan, tokoh budaya, praktisi seni, serta alumni Putera Puteri Pelajar.
Selain meraih gelar Putera dan Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026 serta kesempatan mewakili daerah di ajang nasional, para pemenang juga akan memperoleh grand prize berupa program edutrip ke Singapura dan Malaysia.
Program ini mendapat dukungan dari Exocloud Indonesia sebagai bentuk pembelajaran internasional untuk memperluas wawasan global dan kepemimpinan pelajar.
“Kami berharap pengalaman ini tidak berhenti di ajang kompetisi, tetapi menjadi proses pembelajaran jangka panjang bagi para finalis untuk terus belajar, berkontribusi, dan memimpin di masa depan,” kata Handi Wijaya.
Melalui PPPKT 2026, panitia berharap lahir pelajar-pelajar unggul yang mampu membawa nilai positif, menjaga identitas lokal, serta berperan aktif dalam pembangunan Kaltim dan Indonesia ke depan.

