SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bagian sejarah Indonesia karena Kaltim akan menjadi salah satu penentu bagaimana Indonesia akan bertransformasi ke depan.
“Kita akan menentukan Indonesia akan seperti apa ke depan. Kaltim akan menentukan seperti apa Indonesia ke depan,” kata Akmal saat sertijab dan pisah sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023 di Plenary Hall Sempaja Samarinda, Selasa (4/10/2022).
Direktur Jenderal Otonomi Daerah di Kemendagri itu menjelaskan, ibarat manusia atau mahkluk hidup biasanya penuntunnya adalah kepalanya (capital).
“Sekarang capitalnya dimana, kepalanya ada di Kaltim,” sebutnya.
Maka dari itu, ia memohon kerja sama dan koordinasi yang baik dari semua pihak, mulai dari Forkopimda, DPRD, ASN, non ASN, Pemda, instansi vertikal, swasta, ormas, tokoh masyarakat hingga kerajaan yang ada di Kaltim.
“Mari kita bangun Kaltim semakin maju dan sejahtera,” ajaknya.
Baginya, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi selama lima tahun terakhir turut berpengaruh pada pengembangan IKN ke depannya.
“Kita sangat berterima kasih Pak Isran dan Pak Hadi, atas kerja keras dan komitmen kuat untuk IKN. Terima kasih telah memulainya dan ini harus berkesinambungan dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, IKN merupakan momentum yang harus disambut dengan baik dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyikapi itu melalui delapan sektor prioritas.
Kedelapan sektor itu di antaranya, ekonomi dan industri, logistik dan konektivitas, SDM dan ketenagakerjaan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pariwisata dan ekonomi kreatif, energi dan ketenagalistrikan, pertanian dan ketahanan pangan, serta pengelolaan sumber daya alam.
“Dan itu semua sudah dimulai Pak Isran bersama Pak Hadi,” pujinya. (*)

