
BONTANG: Masyarakat Kota Bontang sangat menantikan adanya pelayaran dengan rute baru Bontang-Mamuju. Keinginan ini hampir tercapai dengan adanya MoU dengan beberapa daerah persinggahan. Hanya saja perealisasiannya masih saja diurung dan ditunda.
“Ini yang membuat kita kecewa, padahal sudah MoU,” Kata Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina belum lama ini.
Ia mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai leading sektor pemerintah kota dalam upaya percepatan pengadaan rute baru seharusnya mengetahui isi dari perjanjian kerja sama tersebut, sebab pihak (Komisi III DPRD) telah berupaya menjalin komunikasi dengan Pemerintah Mamuju.
“Kita upayakan ini, karena telah dinantikan masyarakat,”jelasnya.
Sementara itu, Kasi Angkutan Dishub Bontang Welly Zakius menerangkan pasca penandatanganan perjanjian kerja sama, November 2022 lalu pihaknya belum menerima kabar kelanjutan pembukaan rute Bontang-Mamuju.
Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, kapal yang rencankan berlayar masih dalam tahap pemeliharaan atau perbaikan.
“Kami juga belum tahu jenis kapalnya apa, termasuk kapasitas dan rutenya. Kita sama-sama menunggu informasi dari Kemenhub,” tandasnya

