
BONTANG : Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bontang memprediksi, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Bontang bakal penuh dalam 5 tahun ke depan . Akan hal ini Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina menyarankan, agar pemkot melakukan pengembangan perluasan lahan TPA.
Menurut Amir, dalam mengatasi lonjakan sampah ke TPA tidak hanya mengurangi volume sampah yang saat ini diterapkan, namun pemerintah juga harus mempersiapkan penambahan lahan tampung sampah karena durasi waktu 5 tahun cukup singkat.
“Saya malah menyarankan untuk perluasan lahan jika memang dibutuhkan,” ujarnya kepada narasi.co, Selasa (14/3/2023).
Kendati demikian, pengadaan lahan baru harus melewati perencanaan yang matang, agar tidak sia-sia, termasuk pengelolaan sampah harus lebih optimal supaya usia TPA bisa bertahan lebih lama di tengah perkembangan dan meningkatnya jumlah penduduk.
“Kita harus bisa target, penambahan lahan TPA bisa memperpanjang daya tampung dan bisa sampai puluhan tahun,” terangnya.
Ia juga mengatakan, wacana perluasan lahan TPA Bontang telah telah sampai ke telinganya meski belum secara resmi. Dimana dikabarkan lahan dibelakang TPA tersebut yang menjadi target.
“Kabarnya lokasinya ada di belakang TPA sekarang, kita lihat saja prosesnya ke depan,” tuturnya.
Nantinya tahapan awal yang harus dilalui ialah penyusunan kajian detail engineering design (DED). Direncanakan itu akan dimulai tahun depan.
“Kami akan adakan rapat dengan dinas terkait, akan hal ini. Apakah benar, jika belum saya sarankan lakukan perluasan lahan,” tandasnya.

