
Bonngta- Kondisi curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu lalu, membuat sebagian wilayah Kota Bontang dikepung banjir.
Lantaran kondisi tersebut, sebagian masyarakat memerlukan bantuan makanan atau logistik, akan tetapi warga mengeluhkan karena lambatnya distribusi makanan atau logistik kepada para korban.
Menyikapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menyesalkan respon pemerintah yang kurang tanggap terhadap kondisi masyarakat saat banjir.Justru pihak perusahaan swasta lebih cepat dalam mendistribusikan bantuan.
“Justru perusahaan swasta lebih cepat dalam mendistribusikan bantuan. Sangat disayangkan sikap pemerintah. Seharusnya pemerintah lebih cepat hadir di tengah masyarakat. Saya lihat ini lebih lambat,” ucap Andi Faiz saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Jumat (12/11/2021).
Lebih jauh, Politikus Partai Golkar ini berharap agar wali kota lebih cepat menginstruksikan jajaran di bawahnya, ketika ada tanda-tanda musibah banjir datang maka OPD terkait sudah antisipasi sarana umum dan bantuan makanan.
“Kita Jangan menunggu banjir datang baru kunjungan lapangan. Lebih cepat mengatur gerakan yang tepat sasaran,” pintanya.
Diketahui hujan deras melanda Kota Bontang pada Senin, 8 November2021 lalu, menyebabkan 6 kelurahan terendam banjir, dan sekitar 5.017 jiwa terdampak banjir.
Enam wilayah tersebut diantaranya, Kelurahan Api-Api sebanyak 32 RT, Kelurahan Satimpo sebanyak 3 RT, Kelurahan Kanaan sebanyak 5 RT, Kelurahan Gunung Elai sebanyak 6 RT, Kelurahan Guntung sebanyak 4 RT, dan Kelurahan Gunung Telihan sebanyak 2 RT.

