SAMARINDA: Wali Kota Samarinda, Andi Harun menggagas pembangunan taman khusus lansia sebagai bagian dari pengembangan ruang publik di Kota Tepian yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kelompok usia.
Rencana tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun depan, dengan catatan dukungan anggaran yang memadai.
“Tahun depan saya punya gagasan membangun Taman Lansia di Samarinda. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis, 26 Maret 2026.
Menurutnya, sebagai kota besar yang heterogen dan menjadi miniatur Indonesia, Samarinda dinilai perlu memiliki fasilitas publik yang secara khusus diperuntukkan bagi kelompok lanjut usia.
Ia menilai keberadaan taman lansia tidak hanya penting sebagai ruang rekreasi, tetapi juga sebagai tempat interaksi sosial yang nyaman bagi para orang tua.
“Di kota lain kita lihat ada taman khusus lansia, di mana kakek-nenek bisa beraktivitas, bersantai, bahkan sekadar berjalan berdua dengan nyaman,” jelasnya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemerintah Kota Samarinda akan segera mengundang organisasi perangkat daerah (OPD) teknis guna menyusun konsep serta desain perencanaan.
Andi Harun menyebut lokasi taman lansia masih dalam tahap kajian, dengan beberapa opsi yang tengah dipertimbangkan.
Salah satunya adalah menjadikan bagian dari kawasan Teras Samarinda sebagai taman lansia.
Selain itu, opsi lain yang juga dipertimbangkan adalah mengoptimalkan fungsi Taman Samarendah agar lebih ramah bagi lansia.
Meski demikian, ia menilai kawasan tepian Sungai Mahakam menjadi lokasi yang paling potensial karena menawarkan suasana yang nyaman serta mendukung aktivitas santai.
“Rasanya yang paling pas di sekitar tepian Mahakam, bisa menjadi bagian dari rangkaian Teras Samarinda,” ungkapnya.
Pemerintah kota berharap kehadiran taman lansia nantinya dapat melengkapi fasilitas ruang terbuka publik di Samarinda, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

