SAMARINDA : Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda merupakan konsep kerja sama pembangunan dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara bergotong royong membangun prakarsa.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada kegiatan penyerahan simbolis bantuan Probebaya tahun 2022 pada masyarakat Kecamatan Sambutan. Digelar di Pemancingan & Resto Mahkota, Jalan Rapak Mahang, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Selasa (27/13/2022).
Probebaya membawa semangat, kata bebaya (tolong menolong) untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Dikatakannya dalam mengimplementasikan Probebaya, masyarakat harus bergotong royong dengan tidak saling menyalahkan, mengucilkan, dan merasa paling benar.
“Gotong royong sebagai jati diri masyarakat, semangat tersebut perlu kita laksanakan dalam Probebaya, bersama-sama kita bangun daerah dengan mengedepankan kepentingan orang banyak, masyarakat diatas kepentingan pribadi,” tuturnya.
Dia menerangkan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tidak dapat mencapai keberhasilan jika hanya di bebankan kepada pemerintah sebagai tanggung jawab tunggal.
Kata dia, semua unsur masyarakat memiliki peran penting untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui kerja sama dan gotong royong, Andi Harun menyebutkan bahwa program ini dapat mengimplementasikan pembangunan yang merata.
“Dengan kita semua saling bergotong royong, kesadaran dirinya dan peran aktif setiap individu mendukung Probebaya ini dapat mewujudkan pembangunan dengan asas keadilan,”ungkapnya.

