

Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dapat menyelesaikan permasalahan penuntutan hak lahan masyarakat eks transmigrasi di Kecamatan Palaran yang lahannya digunakan untuk kepentingan umum.
Secara hukum, ujar Anhar, tuntutan masyarakat sudah memiliki dasar yang kuat berdasarkan hasil putusan pengadilan yang mengabulkan tuntutan warga. Sehingga perlu ada konsekuensi Pemprov Kaltim untuk melaksanakan putusan pengadilan tersebut.
“Maka seharusnya penegak hukum bisa melaksanakan tugas dan fungsinya serta pemerintah berkewajiban memenuhi tuntutan masyarakat,” ujarnya kepada awak media, pada Jumat (4/11/2022).
Kendati demikian, politisi PDIP tersebut juga menyoroti tindakan masyarakat yang melakukan protes dengan melakukan penutupan jalan. Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan karena memiliki dampak yang merugikan kepentingan khalayak umum.
Diakuinya, jalan yang diblokir oleh warga adalah jalan akses bersama dan akses publik menjadi terganggu serta memberi dampak merugikan perekonomian karena menghambat pendistribusian barang dan kebutuhan masyarakat, tidak saja bagi warga Samarinda melainkan juga kota-kota lainnya di Kaltim.
Dikatakannya, jalan yang ditutup tersebut merupakan akses yang penting bagi kendaraan kontainer barang dari luar Kaltim untuk pasokan barang, terutama bahan pokok dari pelabuhan yang akan mendistribusikan ke setiap daerah di Kaltim.
“Karena beberapa jalan alternatif tidak dapat dilewati oleh kendaraan kontainer seperti jalan yang sangat menanjak ke arah Jembatan Mahkota 2. Banyak kendaraan mengalami kesulitan dan tidak jarang mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan,” bebernya.
Sehingga dirinya meminta warga membuka akses jalan yang diblokir dan tidak mengganggu kepentingan umum, terlebih aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Samarinda.
“Saya meminta respon dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menindaklanjuti beberapa permasalahan ini dalam bentuk kebijakan publik yang cepat dan tidak berlarut-larut,” harapnya.

