
Bontang – Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina berharap sekaligus meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dapat mendirikan jembatan timbang di jalur jalan akses antara Kota Bontang dan Kota Samarinda.
Menurutnya, keberadaan jembatan timbang sangatlah dibutuhkan untuk memastikan berat muatan kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
“Misalnya kekuatan badan jalan hanya mencapai 8 ton. Namun sopir mengangkut 10 ton, tentu ini melanggar aturan,” ungkapnya belum lama ini.
Dirinya menilai, berat muatan kendaraan yang tidak sesuai dengan ketentuan akan berdampak besar pada kerusakan serta akses jalan.
“Contohnya seperti jalan Soekarno-Hatta, karena terlalu sering dilalui oleh kendaraan dengan tonase berat, jalan itu pun mudah rusak,” ungkapnya.
Dirinya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dapat menyampaikan aspirasi ini ke Pemprov Kaltim.
“Harapan kita pemerintah kota dapat menyampaikan aspirasi ini. Sebab bukan hanya soal jalan Soekarno-Hatta, kita juga merasa kurang nyaman saat melintas jalan Bontang-Samarinda,” tutupnya.

