SAMARINDA: Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, Satuan Pelayanan bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Timur (kaltim) memastikan kondisi lalu lintas di ruas jalan poros Samarinda-Bontang berjalan lancar tanpa kejadian menonjol.
Petugas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Wistiyo, mengatakan pihaknya mengoperasikan posko monitoring selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan.
“Di periode H-5 sampai H+5, kami melakukan monitoring ke ruas jalan poros Samarinda-Bontang, termasuk patroli untuk memastikan kondisi pemudik di perjalanan,” ujarnya kepada Narasi.co, Minggu, 29 Maret 2026.
Menurutnya, patroli dilakukan dengan menyisir jalur utama guna mengantisipasi potensi gangguan perjalanan, seperti kendaraan mogok atau pemudik yang mengalami kendala di jalan.
“Kami mencari jika ada pemudik yang kendaraannya bermasalah atau mengalami musibah di jalan, kemudian kami bantu,” katanya.
Selain patroli, petugas juga melakukan dokumentasi kondisi lalu lintas melalui video reportase sebagai bagian dari pemantauan arus kendaraan selama periode Lebaran.
“Kalau tidak ada kejadian menonjol, kami fokus pada pemantauan arus lalu lintas dan membuat video reportase kondisi di lapangan,” jelasnya.
Wistiyo menambahkan, berdasarkan hasil patroli selama periode tersebut, tidak ditemukan gangguan signifikan yang menghambat arus mudik maupun balik.
“Sejauh pemantauan kami, tidak ada kejadian menonjol. Arus lalu lintas relatif lancar,” ungkapnya.
Selain itu, pada masa H-5 Lebaran, petugas juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada pengguna jalan di jalur tersebut.
Dengan rangkaian pemantauan tersebut, BPTD Kaltim memastikan jalur Samarinda–Bontang tetap dalam kondisi aman dan terkendali selama arus mudik hingga arus balik Lebaran.

