
Bontang – Anggota Komisi III DPRD Kota Bontang Astuti meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk menambah fasilitas jalan di dalam wilayah perkuburan Bontang Utara di Loktuan.
Dijelaskannya, bahwa saat ini penguburan di Loktuan sudah mulai menjajaki wilayah resapan air sehingga warga setempat meminta untuk agar akses jalan yang dilalui pembawa keranda bisa disemen agar tidak licin.
“Ini sangat urgent, jadi mohon agar bisa di anggarkan di anggaran perubahan 2022,” katanya, Senin (1/8/2022).
Kondisinya berada di lokasi resapan air, ia akan mengalihkan anggaran pokok pikiran (pokir) dirinya untuk pembuatan turap di pemakaman tersebut, sebab menurutnya akan sangat tak elok jika almarhum/almarhumah yang meninggal di makamkan di tempat yang berlumpur.
“Nanti pokir saya di alihkan untuk pembuatan turap, jadi saya harap untuk pengerjaannya jangan nanti-nanti,” ujarnya.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Bontang Much Cholis Edy Prabowo mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan perencanaan pembangunan akses jalan serta penurapan di pemakaman Loktuan.
Pembangunan akses jalan dan turap melalui sedimentasi direncanakan menggunakan anggaran perubahan, namun untuk pembangunan fisiknya akan dilakukan di tahun 2023.
“Kita sudah rencanakan dianggaran perubahan, tapi untuk pembangunan fisiknya nanti di tahun 2023,” tutur Edy Prabowo.
Ia pun melanjutkan, untuk membantu dan memudahkan pengunjung pihaknya juga merencanakan adanya lampu penerangan jalan di dalam perkuburan Loktuan.
“Termasuk lampu penerangan jalan kita juga masuk dalam perencanaan,” tandasnya.

