
SAMARINDA : Bantuan keuangan partai politik (banpol) di Kalimantan Timur meningkat dari 1200 menjadi 5000 per suara. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono, pada Senin (3/4/2023) di gedung D DPRD Kaltim.
Nidya Listiyono, yang juga politisi Partai Golkar, mengatakan bahwa tujuan pemberian bantuan keuangan ini adalah untuk meningkatkan pendidikan politik kepada masyarakat serta mendukung operasional partai politik. Menurutnya, parpol memiliki peran yang penting dalam mensejahterakan masyarakat Kaltim.
“Bantuan keuangan ini akan membantu parpol untuk menyampaikan visi dan misi partai kepada masyarakat. Selain itu, bantuan ini juga dapat digunakan untuk membayar operasional partai dan memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujar Nidya.
Lanjut kata Nidya, peningkatan bantuan keuangan ini merupakan upaya pemerintah daerah dan DPRD Kaltim untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kaltim. Ia berharap, dengan adanya bantuan keuangan ini, parpol dapat lebih fokus dalam menjalankan fungsi dan diikat sebagai wakil rakyat.
“Tentunya, parpol juga harus bertanggung jawab dalam menggunakan bantuan keuangan ini. Harus digunakan dengan baik dan transparan,” kata Nidya.
Politisi yang juga berasal dari Samarinda, Nidya menambahkan parpol di Kaltim harus mampu memasukkan muatan lokal dalam program dan kegiatan partainya.
Diharapkan, peningkatan bantuan keuangan parpol ini dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Kaltim dan mendorong parpol untuk lebih fokus dalam menjalankannya sebagai wakil rakyat.
“Ini sebagai motivasi kami dalam mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.

