BONTANG : Wali Kota Bontang Basri Rase, berjanji kepada seluruh rukun tetangga (RT) penerima dana stimulan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022, akan diberikan anggaran tambahan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk pengelolaan usaha yang berkelanjutan. Dengan catatan diberikan kepada kelompok atau RT yang berhasil, meluncurkan produk program dana stimulan.
Akan hal itu, ia meminta keseriusan RT dan Kelurahan agar program peningkatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lewat dana Rp 50 juta itu bisa maksimal.
“Kalau serius pasti berhasil. Bagi yang berhasil saya akan berbagi tambahan anggaran,” ujarnya di sela-sela musrenbang tahun anggaran 2024 di Kecamatan Bontang Selatan, Senin (13/2/2023).
Ia mengutarakan, pihaknya masih menemukan RT yang menjalankan dan merealisasikan dana stimulan seadanya atau sekedar menggugurkan tanggung jawab semata tanpa ada progres peningkatan ekonomi masyarakat.
” Saya minta lurah dan camat untuk betul-betul mengawasi tindak lanjut program stimulan RT tersebut,”pinta Basri Rase.
Lebih lanjut ia mengatakan, pemkot telah mengalokasikan anggaran khusus bagi setiap kelurahan senilai Rp 1 miliar dari APBD Bontang 2023. Anggaran ini akan di gunakan untuk program dan infrastruktur unggulan yang disampaikan dalam musrenbang.
“Pengelolaan di RT juga yang di bagi oleh kelurahan-kelurahan,” jelasnya.
Politisi PKB ini pun mengakui, jika anggaran tersebut belum dapat di akomodir semua produk, kendati demikian dirinya berjanji penanganan setiap kelurahan akan tetap berjalan meski secara bertahap.
“Semua harus bertahap, karena tidak bisa sekali penganggaran langsung terealisasi,” tandasnya.

