SAMARINDA: Deretan tenda biru putih berdiri rapi di halaman Islamic Center Samarinda, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu, 21 Februari 2026.

Aroma gorengan hangat, sate dan ayam bakar, hingga aneka minuman segar bercampur di udara sore, menyambut warga yang mulai memadati kawasan tersebut.
Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, Bazar Syariah: Festival Ramadan 1447 H resmi menjadi magnet utama aktivitas masyarakat di kompleks masjid terbesar di Kalimantan Timur itu.
Sejak sore hari, pengunjung berdatangan bersama keluarga untuk berburu takjil sekaligus menikmati suasana ngabuburit yang tertata rapi.
Sebanyak 60 tenant UMKM lokal ambil bagian dalam konsep bertajuk “Route Kuliner Enak Festival Ramadan 1447 H”.
Penataan lapak dibagi dalam beberapa lajur depan dan belakang dengan nomor urut yang jelas, sehingga memudahkan pengunjung menyusuri setiap stan tanpa harus berdesakan.
Di sepanjang lorong bazar terlihat pedagang bakso, ayam bakar, pempek, dimsum, batagor, steak ayam, hingga jajanan kekinian seperti long potato dan minuman berbasis buah.
Tak hanya kuliner, sejumlah stan fesyen muslim dan aksesori turut meramaikan area tersebut.
Pantauan Narasi.co di lokasi menunjukkan lonjakan pengunjung terjadi menjelang waktu berbuka puasa.
Banyak warga memilih datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang. Meski demikian, arus pengunjung tetap tertib berkat jalur yang telah diatur panitia.
Salah satu pengunjung, Rahmat (41), datang bersama putra semata wayangnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Ia mengaku sengaja memilih Islamic Center sebagai lokasi berburu takjil di awal Ramadan.
“Setiap Ramadan biasanya memang ke sini. Anak saya juga senang karena bisa pilih makanan sendiri. Sekalian jalan sore karena ada area bermainnya,” ujarnya.
Menurutnya, bazar tahun ini terasa lebih tertata dan variatif dari sisi pilihan makanan.
“Lebih lengkap, mau cari apa saja ada. Harganya juga masih terjangkau,” katanya.
Selain menjadi destinasi ngabuburit, bazar ini juga menjadi ruang perputaran ekonomi umat.
Puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan.
Festival Ramadan 1447 H di kawasan Islamic Center tidak hanya menghadirkan bazar, tetapi juga rangkaian lomba seperti catur, karaoke, vlog, habsyi, ranking 1, bagarakan sahur hingga speed run dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
Namun, bazar tetap menjadi pusat keramaian yang paling terasa denyutnya setiap sore.
Di tengah semilir angin dan lantunan azan yang segera berkumandang, kawasan ini berubah menjadi ruang pertemuan warga, tempat ibadah, ekonomi, dan kebersamaan menyatu dalam suasana Ramadan.
Dengan konsep yang tertata dan partisipasi UMKM lokal yang kuat, Bazar Syariah Ramadan 1447 H di Islamic Center Kaltim kembali menegaskan diri sebagai salah satu titik utama perayaan Ramadan di Samarinda.

