SAMARINDA : Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Paser yang ke 63 tahun, Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser (KPMKP) Cabang Samarinda menggelar kegiatan “Bincang Seputar Paser.” Rangkaian Festival Paser (Fespa) tahun 2023 ini,
Digelar di Ruang Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Basuki Rahmat, Minggu (12/3/2023).
Bertajuk “Mampukah Generasi Paser Menghadapi Persaingan di Masa Mendatang” dengan menghadirkan narasumber Pembina KPMKP Cabang Samarinda Azahari Lathyf, Staff Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemerintah Kabupaten Paser Amiruddin Ahmad dan Mahasiswa Paser Berprestasi M. Khusnul Khairu.
Pembinaan KPMKP Samarinda Azahari Lathyf menyampaikan, sebagai salah satu isu yang memiliki prospek ke depan, kemampuan generasi muda Paser menghadapi persaingan di masa depan berkenaan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebut dia, Paser sebagai daerah penyangga dan Pemerintah Kabupaten Paser diharapkan mampu mengakomodir kebijakan publik yang berorientasi kepada pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Paser sebagai daerah penyangga IKN, tentu kita mendorong pemkab mengakomodir beberapa kebijakan yang sifatnya pengembangan SDM,” ungkapnya kepada narasi.co usai kegiatan.
Wakil Rektor III Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer WICIDIA Samarinda itu menerangkan pada dasarnya Pemkab Paser pastinya telah memiliki beberapa persiapan untuk menyambut IKN termasuk dalam hal kesiapan masyarakat Bumi Daya Taka dengan melakukan peningkatan dan pengembangan generasi muda Tana Paser.
Namun, kata Azahari ,perlu ada muatan-muatan dengan karakteristik yang spesifik pembangunan SDM yang menguasai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Pasalnya IKN merupakan perwujudan kota masa depan yang syarat akan konsep smart city dan berkelanjutan.
Kemudian ditambahkan, mahasiswa Paser ataupun pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Kota Samarinda, harus benar-benar menuntut ilmu dan mengembangkan segala potensi dan kualitas diri.
“Kemudian aktif mengikuti pelatihan-pelatihan, workshop atau seminar untuk meningkatkan kualitas diri, softskill serta kemampuan khusus untuk memenuhi kebutuhan pembangunan IKN,” tutur dia.
Selaras dengan hal itu, Ketua KPMKP Samarinda Jauhari Fadli Jaunum mengatakan isu kesiapan generasi muda Paser menghadapi persaingan masa depan terutama menyambut IKN, menjadi konsentrasi yang diangkat pihaknya dalam kegiatan perbincangan seputar Paser guna mengetahui serta mendorong pemerintah dalam melakukan pengembangan SDM.
Alasan mengangkat tema diskusi tersebut diungkapkanya beserta jajaran karena memandang pentingnya generasi muda khususnya para mahasiswa Paser untuk dipersiapkan dalam menunjang pembangunan di masa depan. Dengan melibatkan berbagai sektor mulai dari sisi pemerintah, akademisi, dan pemuda berharap perbincangan tersebut dapat memperkaya ilmu pengetahuan dan pengembangan SDM secara menyeluruh.
“Harapanya setelah kegiatan ini pemerintah lebih responsif terhadap hal yang urgent seperti pengembangan SDM itu sendiri serta untuk mahasiswa Paser agar dapat lebih mengupgrade diri yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki sehingga dapat bersaing apabila nanti telah selesai menempuh pendidikan,” ucap mahasiswa Teknik Sistem Informasi Unmul itu.

