anggota Jaringan Media Siber Indonesia
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: DPRD Kaltim
“Ini mestinya menjadi catatan tersendiri, dan kita berharap IPP ke depannya lebih fokus dan terarah karena sudah adanya Peraturan Daerah (Perda) yang terkait dengan layanan kepemudaan,” ungkapnya saat ditemui di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (20/11/2023).
“Apalagi, Kaltim akan menjadi lokasi ibu kota Negara, tentu akan berdampak pula pada inflasi di provinsi ini, dan kebutuhan hidup pasti akan meningkat. Selayaknya, UMP mendorong daya beli pekerja di Kalimantan Timur,” ungkapnya saat diwawancarai seusai Rapat Paripurna ke-42 di Gedung B DPRD Kalimantan Timur, Kamis (23/11/2023).
“Penghapusan pajak progresif dan BBNKB II bisa berdampak positif untuk masyarakat. Mereka tidak perlu lagi membayar biaya tambahan jika memiliki lebih dari satu kendaraan, serta memudahkan balik nama,” ungkap Nidya Listiyono saat diwawancarai di Jalan Wijaya Kusuma, Samarinda, Senin (20/11/2023).
“Makanya hari ini kita panggil semua OPD untuk membahas perencanaan anggaran 2023 dan perubahan di 2024. Semua perangkat daerah harus disesuaikan dengan bulan yang ada, yakni Maret hingga Mei,” katanya usai mengikuti rapat di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (20/11/2023) malam.
“Yang kita bahas tadi terkait perencanaan dan pelaksanaannya itu kira-kira sudah berapa persen, potensi serta masalahnya ada di mana. Ini salah satu cara kita menyikapi arahan KPK,” ujar Muhammad Samsun.
“Enam belas pertanyaan semuanya dijawab. Sangat bagus, antusias betul dan alhamdulillah kalau Gubernurnya seperti ini, kan komunikasinya bersambung. Jadi beliau ini harus kita acungi jempol memang,” tegasnya.
“Ini adalah bentuk penghargaan dan dukungan kami kepada tenaga kesehatan yang telah berjasa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Reza di Gedung E DPRD Kaltim, Samarinda beberapa waktu lalu.
“Kami belum tahu berapa banyak aset kendaraan dinas yang masih dimanfaatkan oleh mantan pegawai di Pemprov Kaltim. Kami akan minta datanya ke BPKAD Kaltim,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
“Kita memiliki potensi sumber daya alam yang besar, seperti pisang, singkong, ubi, dan lainnya. Sayangnya, kita sering mengirim produk-produk tersebut ke luar pulau untuk diolah. Hasil olahan tersebut kemudian diimpor kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi,” ungkapnya.
“Kita harus tahu apa yang kita bisa dan apa yang kita inginkan sedangkan peningkatan kualitas diri dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti dengan belajar, berlatih, dan mengikuti kegiatan positif,” tuturnya.
