SAMARINDA: SMA Negeri 16 Samarinda menorehkan capaian prestasi membanggakan sepanjang tahun ajaran 2025/2026.
Puluhan prestasi berhasil diraih siswa-siswi sekolah tersebut, baik di bidang akademik maupun non-akademik, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Apresiasi atas capaian tersebut diberikan melalui penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi serta guru pengampu mata pelajaran tanpa absen.
Penyerahan dilakukan usai upacara bendera di halaman SMAN 16 Samarinda, Senin, 12 Januari 2026, oleh Kepala Sekolah SMAN 16 Samarinda, Abdul Rozak Fahrudin.
Pengawas Pembina SMAN 16 Samarinda, Rinda, menyampaikan apresiasi atas raihan prestasi yang dinilainya luar biasa.
Ia menuturkan prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen sekolah.
“Yang pasti dengan prestasi ini yang luar biasa, saya sebagai pengawas pembina sangat mengapresiasi raihan prestasi di SMAN 16 Samarinda,” ujar Rinda.
Di bidang akademik, SMAN 16 Samarinda mencatatkan prestasi melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Siswa berhasil meraih peringkat 1, 2, dan 3 dengan nilai tertinggi se-angkatan, serta mendapat apresiasi berupa sertifikat dari pihak sekolah.
Menurut Rinda, inisiatif pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun motivasi belajar siswa.
“Inisiatif ini luar biasa karena akan meningkatkan motivasi peserta didik untuk belajar lebih giat lagi. Prestasi akademik ini bukan hanya soal nilai, tapi tentang proses bernalar kritis,” jelasnya.
Selain TKA, prestasi akademik juga diraih pada Olimpiade Kimia tingkat kota dengan raihan juara 2, serta kejuaraan bulutangkis sirkuit nasional dengan raihan juara 3.
Sementara di bidang non-akademik, SMAN 16 Samarinda mencatat prestasi di berbagai cabang olahraga dan seni.
Pada tingkat kota, siswa meraih juara 1 dan juara 3 Ramayana Fair Dance Competition, juara 2 HUT SMADA Competition, juara 2 lomba modern dance, serta juara harapan lomba video kreatif.
Pada tingkat provinsi, siswa meraih juara 1, 2, dan 3 pada cabang taekwondo Popda Kaltim 2025, juara 1 pencak silat, juara 2 karate, juara 2 sepak bola, serta juara 2 dan 3 cabang bulutangkis.
Prestasi juga diraih pada Piala Gubernur Kaltim 2025 dengan posisi juara 3.
Di tingkat nasional, siswa SMAN 16 Samarinda berhasil meraih juara 2 Kejuaraan Panahan POPNAS 2025 serta juara 3 pada sejumlah kejuaraan bulutangkis nasional.
Rinda menilai keterlibatan siswa dalam kompetisi menjadi pembelajaran langsung yang penting bagi pembentukan karakter dan daya saing.
“Lomba-lomba ini menjadi pembelajaran nyata bagi anak-anak. Mereka belajar bersaing secara sportif, membangun kompetensi, dan menghadapi dunia nyata,” katanya.
Ia menekankan prestasi tersebut tidak lepas dari peran kepala sekolah, guru, dan sistem pembinaan yang berjalan baik di lingkungan sekolah.
“Sekolah akan berjalan dengan baik ketika sistem di dalamnya sudah baik. Kepala sekolah memberikan ruang anak-anak untuk tumbuh dan berkembang, lalu guru-guru mendampingi mereka secara konsisten,” ujarnya.
Menurutnya, pendampingan guru menjadi faktor penting, terutama dalam mengarahkan disiplin latihan dan pengembangan potensi siswa.
“Prestasi itu adalah bonus dari proses yang panjang. Pendampingan guru sangat menentukan agar anak-anak bisa terus berkembang,” tambahnya.
Sekolah juga memberikan apresiasi kepada guru pengampu mata pelajaran dengan tingkat kehadiran penuh sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme.
“Kita tidak melihat besar kecilnya hadiah, tetapi apresiasi itu sendiri. Harapannya menjadi pemicu semangat guru untuk terus berkarya dan mendampingi siswa,” kata Rinda.
Rinda berharap SMAN 16 Samarinda tidak berhenti pada capaian saat ini, melainkan terus berbenah dan memperkuat pembinaan prestasi.
“Kita tidak boleh berhenti berbangga di sini. Harapannya SMAN 16 terus menjadi sekolah terdepan di Samarinda maupun Kalimantan Timur, dengan prestasi akademik dan non-akademik yang semakin meningkat,” tutupnya.

