BONTANG: Kabar baik datang dari kunjungan kerja Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, ke kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berhasil memperjuangkan tambahan sebanyak 2.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas (jargas).
Dengan demikian, kuota sambungan jargas untuk Kota Bontang yang sebelumnya sebanyak 10.553 SR kini meningkat menjadi 12.553 SR.
Rombongan Pemerintah Kota Bontang diterima langsung oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Migas, Noor Arifin Muhammad, bersama jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dalam paparannya, pemerintah pusat menyampaikan tambahan kuota tersebut merupakan hasil optimalisasi anggaran serta verifikasi atas pengajuan tambahan yang disampaikan Pemerintah Kota Bontang.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses energi gas rumah tangga yang lebih hemat dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Selain penambahan sambungan rumah, pertemuan tersebut juga membahas peluang keterlibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengelolaan jaringan gas di masa mendatang.
Hal ini seiring dengan rencana perubahan regulasi terkait pengalihan pengelolaan dari badan usaha kepada Badan Layanan Umum (BLU) kementerian.
Usai pertemuan, Neni mengungkapkan rasa syukur atas tambahan kuota jaringan gas yang berhasil diperjuangkan bagi masyarakat Bontang.
“Alhamdulillah wasyukurillah, perjuangan di awal tahun ini untuk warga Bontang mendapat ridho dari Allah SWT. Jargas untuk Bontang yang sebelumnya 10.553 sambungan rumah kini ditambah lagi 2.000 sambungan. Artinya total menjadi 12.553 sambungan rumah,” ujarnya.
Ia menyatakan, meski kondisi APBD Kota Bontang saat ini mengalami penurunan yang cukup drastis, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Walaupun APBD kita turun drastis, insya Allah program-program prioritas tetap berjalan. Yang penting masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama akses energi yang lebih murah dan bersih melalui jaringan gas ini,” kata Neni.
Menurutnya, tambahan sambungan jargas ini menjadi langkah penting dalam memperluas layanan energi bagi warga sekaligus mendukung program transisi energi yang lebih ramah lingkungan di Kota Bontang.
“Semoga perjuangan ini membawa manfaat besar bagi warga Bontang. Kita terus berikhtiar dan berdoa agar setiap program yang kita upayakan diberi kemudahan oleh Allah SWT,” tutupnya.

