
Bontang – Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam minta dilakukan pengerukan di perairan Pelabuhan Loktuan Bontang.
Ia menjelaskan, seharusnya yang bertanggung jawab atas pengerukan laut adalah Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).
“Terutama Pelindo yang paham alur laut itu, kalau memang perlu di keruk seharusnya sudah ajukan anggarannya ke Kementerian Perhubungan atau Pemerintah Kota Bontang,” kata Andi Faiz kepada Narasi.co belum lama ini.
Pengajuan anggaran ke Pemerintah Kota Bontang, Pelindo bisa berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang.
“Tapi kita juga belum mendapat laporan dari Dishub,” tuturnya.
Ia mengatakan, demi keselamatan penumpang pengerukan diperairan area pelabuhan bisa dilakukan sesuai dengan keluhan Kapten Kapal Binaiya ada kesulitan saat mau masuk ke pelabuhan.
“Kalau itu untuk keselamatan penumpang ya harus dikeruk segera,” ujarnya.
Adapun pendangkalan terparah berjarak 50 meter dari pelabuhan sehingga kapal kesulitan untuk bersandar, oleh karena itu Kapten Kapal Binaiya, Ahmad meminta untuk di keruk sedalam 6 meter.
“Kita mendorong segera dilakukan pengerukan, ya kalau sudah dangkal sulit kapal untuk sandar,” kata Faiz.
Dirinya berharap, KSOP, Pelindo dan Dishub Bontang saling bersinergi untuk menentukan langkah terhadap pengerukan tersebut.
“Semua harus saling berkoordinasi dan sinergi bagaimana untuk pola anggarannya, mau ke Pemkot Bontang atau ke pusat,” tandasnya.

