SAMARINDA: Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur (Kaltim), Bambang Soepriyadi menegaskan fokus utama partainya saat ini adalah memperkuat konsolidasi internal sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Bambang mengatakan penguatan struktur partai hingga ke tingkat bawah menjadi kunci agar pergerakan partai ke depan lebih efektif dan terarah.
“Target Pemilu 2029 masih jauh. Sekarang kita fokus konsolidasi internal, memperkuat struktur partai hingga ke bawah,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.
Ia menyebut penguatan jaringan akar rumput menjadi prioritas agar langkah politik partai lebih solid dan sistematis.
“Dengan konsolidasi yang baik ke jaringan bawah, pergerakan kita menuju 2029 akan lebih efektif dan tujuan kita bisa tercapai bahkan meningkat,” pungkasnya.
Bambang menjelaskan, seluruh struktur partai di tingkat daerah harus aktif berkoordinasi agar setiap persoalan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“DPC di kabupaten/kota harus berkoordinasi dengan struktur di bawahnya. Sehingga setiap isu yang terjadi di masyarakat bisa segera ditanggapi, direspons, dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia menambahkan, pola yang sama juga berlaku di tingkat provinsi, khususnya melalui peran anggota DPRD sebagai representasi partai dalam menyuarakan aspirasi publik.
“Prinsipnya, suara masyarakat adalah perjuangan Demokrat,” tegasnya.
Menurut Bambang, kedekatan dengan masyarakat menjadi kunci utama bagi Demokrat untuk memperkuat posisi politik di masa depan.
Ia berharap keterlibatan kader dalam membantu masyarakat dapat semakin ditingkatkan.
“Harapannya kita bisa lebih dekat dan lebih banyak berbuat untuk masyarakat,” katanya.
Bambang juga menyinggung capaian Demokrat di sejumlah daerah di Kalimantan Timur, termasuk posisi strategis di legislatif.
Ia menyebut saat ini Demokrat memiliki kursi wakil pimpinan DPRD di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU).
Namun demikian, di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), meski jumlah kursi Demokrat cukup signifikan, partai belum berhasil meraih posisi pimpinan DPRD karena selisih suara dengan partai lain.
Ke depan, Demokrat Kaltim menargetkan peningkatan jumlah perwakilan, tidak hanya di legislatif, tetapi juga di eksekutif.
“Kita harapkan ke depan bisa lebih banyak perwakilan di DPRD kabupaten/kota, provinsi, bahkan eksekutif. Kita ingin kader-kader kita bisa menjadi bupati dan wali kota,” katanya.

