
Bontang – Belum setahun digunakan, Gedung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 Provinsi Kalimantan Timur sudah rusak. Sejumlah ornamen pagar yang menyerupai kubah mesjid mengalami keretakan hingga roboh.
Kerusakan ornamen pada pagar yang merupakan dekorasi digunakan untuk memperindah bagian dari sebuah bangunan itu pun terletak di dalam area stadion Lang-lang Kelurahan Api-Api Kecamatan Bontang Utara.
Rusaknya sebagian bangunan yang menelan anggaran tidak sedikit tersebut, mengundang perhatian Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina.
“Saya minta ini segera diperhatikan,” ungkapnya di Sekretariat DPRD Kota Bontang, Selasa (19/10/2021).
Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan pemeliharaan gedung yang dihelat pada Juni 2021 lalu, terlebih biaya pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp 11,6 miliar.
“Mampu menggelontorkan anggaran pembangunan yang cukup besar, masa untuk pemeliharaan tidak mampu,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar kerusakan ornamen pagar gedung MTQ ke-42 Provinsi Kalimantan Timur tidak bertambah.
“Saya minta segera ditangani agar ornamen-ornamen ini tidak makin banyak yang rusak,” tutupnya.

