
Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Reza Fahlevi menegaskan pihaknya telah mengusulkan agar DPRD Kaltim segera memanggil semua Perjanjian Karya Pengusahaan Batubara (PKP2B) di Kaltim. Pemanggilan dimaksudkan untuk evaluasi komitmen pencapaian Corporate Social Resposibility (CSR) terhadap masyarakat.
“Paling tidak kita minta datanya 10 tahun terakhir, karena selama ini tidak pernah kita evaluasi CSR perusahaan-perusahaan itu,” tegas Reza Fahlevi usai melakukan rapat komisi DPRD Kaltim, Selasa (17/5/2022).
Berkaca dari persoalan penyaluran bantuan dana dari salah satu owner perusahaan PKP2B Kaltim yang begitu besar kepada masyarakat namun faktanya masyarakat Kaltim masih banyak yang terisolir. Bahkan banyak yang tinggal di sekitar wilayah pertambangan, namun banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan hingga fasilitas hidup yang tidak memadai dapat dijadikan pertimbangan untuk memanggil semua PKP2B Kaltim.
“Kalau soal dana pribadi itu soal lain, meskipun itu dana pribadi tapi kan sumbernya dari Kaltim juga, maka itu kalau itu sumber dana pribadi silakan tetapi paling tidak dia tetap punya komitmen moral melakukan tanggung jawab sosial kepada masyarakat Kaltim, kalau begitu lakukan juga dong hal yang sama kepada universitas yang ada di Kaltim,” ungkapnya.
Selain itu perlunya koreksi diri. Seperti halnya Universitas Mulawarman dan semua perguruan tinggi (PT) di Kaltim jangan hanya menunggu bantuan untuk datang tetapi juga harus proaktif untuk mengajukan surat-surat kepada perusahaan-perusahaan PKP2B.
“Jadi para perguruan tinggi di Kaltim juga harus proaktif mengajukan usulan, jangan juga menunggu diberi yah tidak ada orang yang mau, menurut saya itu. Ini adalah momentum kita untuk memperbaiki dan mengoreksi itu,” terangnya.
Politikus muda Partai Gerinda itu menambahkan agar Forum CSR di Kaltim untuk dibenahi karena forum CSR bukan hanya satu.
“Ini juga terlalu banyak ternyata forum CSR ini ada banyak, dan yang hadir tadi ini kan dari Kemensos, tapi ada juga dari SDM, juga ada dari BUMN makanya itu kita harus panggil semua, supaya dibuatkan perda penguatan di CSR itu, kita harap forum CSR itu satu saja,” pungkasnya.

