
KUTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat pembangunan dua pasar baru sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kenyamanan pedagang serta pengunjung.
Lokasinya berada di Kecamatan Teluk Pandan dan Kecamatan Bengalon, yang saat ini tengah dalam tahap konstruksi.
Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani, menjelaskan bahwa kedua proyek tersebut terus diawasi secara intensif agar proses pembangunan berjalan lancar.
“Kami sedang mengupayakan agar pembangunan pasar ini dapat selesai sesuai jadwal dan memberikan fasilitas yang memadai bagi pedagang,” tutur Nora di Sangatta, Rabu, 19 November 2025.
Menurut Nora, keberadaan pasar baru ini diharapkan dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, rapi, dan tertata.
Fasilitas yang disiapkan meliputi kios-kios permanen, area parkir yang memadai, serta sarana pendukung lain untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, pembangunan pasar ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Target kami adalah pasar ini rampung sepenuhnya pada minggu ketiga Desember, sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” imbuh Nora.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya pembangunan pasar tradisional yang representatif sebagai sarana mendukung kegiatan perdagangan lokal.
Selama ini, beberapa pasar tradisional masih menghadapi keterbatasan ruang dan fasilitas yang kurang memadai, sehingga keberadaan pasar baru menjadi solusi strategis.
Tak hanya berdampak pada aspek ekonomi, pasar baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerapihan lingkungan dan tertib administrasi perdagangan.
Disperindag Kutim berkomitmen untuk terus memantau setiap tahapan pembangunan, mulai dari progres fisik hingga kualitas fasilitas, agar hasil akhirnya sesuai standar yang diharapkan.
Pembangunan pasar baru ini juga dipandang sebagai salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar kawasan pasar.
Kehadiran pasar yang representatif diperkirakan akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Nora menekankan bahwa Disperindag Kutim akan memastikan kualitas dan ketepatan waktu pembangunan tetap menjadi prioritas.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan fasilitas pasar yang lebih baik, tetapi juga dorongan nyata terhadap aktivitas ekonomi di Kutai Timur. (Adv)

