SAMARINDA: Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda tengah melakukan sejumlah pembenahan fasilitas pendukung menjelang peresmian Sport Hub di GOR Segiri yang direncanakan akan diresmikan dalam waktu dekat.
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, mengatakan saat ini pihaknya masih menyiapkan beberapa sarana pendukung, salah satunya area jalan dan parkir yang dinilai masih perlu perbaikan.
“Kami dalam rangka persiapan peresmian Sport Hub sedang melakukan pembenahan fasilitas pendukung, terutama penyiapan area jalan dan parkir yang saat ini masih belum kita perbaiki,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu, 8 Maret 2026.
Menurut Muslimin, perbaikan tersebut diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat, meskipun masih menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
“Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan, ketika kondisi keuangan kita stabil, itu bisa segera kita perbaiki,” katanya.
Meski beberapa fasilitas pendukung masih dalam proses pembenahan, Muslimin menyebut pemerintah kota tetap membuka peluang untuk segera mengoperasikan Sport Hub tersebut karena banyak masyarakat yang telah menantikan fasilitas olahraga itu dibuka.
“Sesuai arahan Bapak Wali Kota, jika diminta untuk segera dibuka maka kami siap melaksanakan. Banyak masyarakat yang meminta agar Sport Hub ini segera bisa digunakan,” ujarnya.
Ia memperkirakan Sport Hub GOR Segiri dapat mulai dimanfaatkan masyarakat dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan, setelah seluruh proses administrasi dan teknis selesai.
“Prediksi kita sekitar dua sampai tiga bulan lagi sudah bisa digunakan,” katanya.
Sebelum dibuka untuk umum, masih terdapat beberapa tahapan administrasi yang harus diselesaikan, termasuk proses serah terima aset dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kepada Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sebelum akhirnya diserahkan kepada Disporapar sebagai pengelola.
Sport Hub GOR Segiri dirancang sebagai pusat olahraga modern berbasis multi-fasilitas di Samarinda.
Di dalamnya tersedia berbagai sarana olahraga dan kebugaran seperti kolam renang, pusat kebugaran (gym), sauna, serta ruang komersial yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas olahraga dan kebugaran masyarakat.
Pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan dalam dua tahap dengan total anggaran sekitar Rp39,6 miliar, yang terdiri dari Rp20 miliar pada 2024 dan Rp19,6 miliar pada 2025.

