SAMARINDA: Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda mengingatkan seluruh pelaku usaha kafe dan tenant di kawasan Citra Niaga agar mematuhi ketentuan jam operasional selama bulan suci Ramadan.
Ia sampaikan saat operasi penertiban gabungan bersama Satpol PP dan sejumlah instansi terkait pada,Minggu dini hari, 1 Maret 2026.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disporapar Samarinda Iwan Amrullah mengatakan pihaknya turut mendampingi kegiatan penertiban sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan pelaku usaha menjalankan aturan sesuai surat edaran Wali Kota Samarinda.
Menurutnya, selama Ramadan, tempat hiburan umum dan kafe hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 17.00 hingga 23.00 Wita.
“Dalam bulan Ramadan ini kita pasti mematuhi aturan surat edaran wali kota. Artinya jam operasional sudah jelas, mulai jam lima sore sampai jam sebelas malam,” ujar Iwan.
Ia menegaskan pembatasan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap suasana Ramadan sekaligus menjaga ketertiban aktivitas usaha di ruang publik. Apalagi, kata dia, penertiban di kawasan Citra Niaga bukan kali pertama dilakukan.
“Operasi ini sudah kedua kali dilakukan penertiban. Artinya kalau masih melanggar tentu Satpol PP tidak segan untuk menindak karena memang aturannya sudah jelas,” katanya.
Iwan menilai seluruh pelaku usaha seharusnya dapat memahami kebijakan tersebut, mengingat pembatasan operasional hanya berlangsung selama satu bulan dalam setahun.
“Dalam 12 bulan itu hanya satu bulan saja ada pembatasan seperti ini. Jadi sebenarnya tidak menjadi persoalan selama semua pihak bisa mematuhi aturan bersama,”urainya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi koordinasi lintas instansi dalam operasi gabungan tersebut, mulai dari Satpol PP, DPMPTSP hingga pihak perizinan yang turut memastikan kepatuhan pelaku usaha.
Meski terdapat pembatasan operasional, Disporapar memastikan kondisi tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke kawasan Citra Niaga.
Justru, menurutnya, revitalisasi kawasan tersebut membuat minat masyarakat untuk berkunjung semakin meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kunjungan wisata ke Citra Niaga sekarang cukup signifikan. Banyak orang penasaran karena kawasan ini sudah berubah dan semakin menarik, apalagi dengan adanya tenant dan produk suvenir yang tersedia,” jelasnya.
Pemerintah Kota Samarinda pun berharap seluruh pengelola usaha dapat terus menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku selama Ramadan guna menciptakan suasana kota yang tertib, aman, dan tetap kondusif bagi masyarakat.

