SAMARINDA: Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengajak seluruh warga Minang di Kaltim untuk berterima kasih kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, serta warga Kaltim karena telah diterima dengan baik.
“Kita semua harus berterima kasih karena sudah diterima dengan baik di Kalimantan Timur. Silakan berkumpul, silakan berusaha, namun yang terpenting kita harus tetap NKRI,” kata Akmal.
Hal itu ia katakan dalam acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kalimantan Timur (Kaltim) “Mauleh nan Putuih, Manjapuik nan Tatingga, Mengumpuan nan Taserak, Basamo Mangko Manjadi” di Kadrie Oening Tower Sempaja, Samarinda, Minggu (5/5/2024).
Pria kelahiran Pulau Punjung itu mengaku, tak sedikit warga Minang, Sumatera Barat yang mencari nafkah sejak puluhan tahun lampau hidup bahkan sudah menetap menjadi warga Benua Etam.
Akmal yang juga merupakan warga Minang itu mengingatkan agar warga Minang bisa terus memberi manfaat bagi orang lain dimana pun berada seperti kata pepatah, dimana langit dipijak, di situ langit dijunjung.
Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengaku sudah berkeliling ke 38 provinsi, 90 kota dan lebih dari 400 kabupaten di Indonesia dan semuanya ada orang Minang.
“Rata-rata buka warung nasi padang. Jadi, orang Minang itu adalah perajut kesatuan dan persatuan bangsa,” bangganya.
Ia pun mengajak warga Minang di Kaltim untuk menjaga NKRI dan menyukseskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“IKN, basamo mangko manjadi,” seru Akmal.
Akmal juga mengajak warga Minang di Kaltim dari berbagai komunitas untuk bisa terus membangun kebersamaan dengan seluruh komponen daerah dan pemerintah.
“Selamat bersilaturahmi dan banggalah menjadi orang Minang. Tetap jaga persatuan dan kesatuan,” pesannya.
Halal bihalal menyediakan berbagai hadiah berupa mobil, sepeda motor, kulkas dan hadiah menarik lainnya. Tampak hadir, PIt Ketua IKM Kaltim HM Datuak BM Dirajo dan para sesepuh warga Minang di Kaltim.(*)

