KUPANG : Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) menghibahkan dermaga penyeberangan serta kendaraan dinas kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu juga diberikan bantuan teknis alat penerangan jalan tenaga surya.
Khusus untuk hibah Dermaga Penyeberangan Rote Ndao, diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, NTT, Rabu, 15 Januari 2025.
Sedang penandatanganan naskah perjanjian hibah dilakukan di Terminal Tipe A Bimoku, Kupang, NTT okeh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Tatan Rustandi dengan Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore dan Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M. Selly.
Sekretaris Dirjen Hubdat Tatan Rustandi mengatakan, penyerahan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.
Harapannya aset ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat secara ekonomi dan sosial.
Dalam prosesnya nanti Ditjen Perhubungan Darat akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melakukan monitoring dalam pengelolaan dermaga penyeberangan, APJ (Alat Penerangan Jalan) serta kendaraan dinas ini.
Serah terima kendaraan dinas sebanyak 27 unit sepeda motor roda dua dan 4 unit sepeda motor roda 3 sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja di lapangan.
Diharapkan kendaraan dinas yang diserahkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung berbagai kegiatan operasional, terutama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II NTT, Robert Tail menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan serah terima BMN (Barang Milik Negara )dan kendaraan dinas dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam melayani masyarakat.
Ia berharap, NTT sebagai provinsi kepulauan dapat mengoptimalkan kualitas pelabuhan penyeberangan.
“Kami optimis dengan semakin baiknya pelayanan penyeberangan, ekonomi masyarakat antar pulau akan lebih baik,” pungkasnya.(*)

