SAMARINDA: Wakil Ketua DPRD Samarinda, Rusdi, mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga bahan pokok penting (bapokting) secara berlebihan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, momentum menjelang hari besar keagamaan kerap diikuti lonjakan harga yang membuat masyarakat “menjerit”, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
“Yang jelas saya lihat pemerintah kota sudah melakukan sidak ke beberapa tempat. Kita mengharapkan semoga para pedagang ini tidak mengambil keuntungan di atas batas wajar,” ujar Rusdi, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia menegaskan, harga kebutuhan pokok sebaiknya tetap berada pada level yang dapat dijangkau daya beli masyarakat.
Apalagi, kondisi ekonomi saat ini dinilai masih dalam fase penyesuaian akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Rusdi menyinggung adanya penurunan alokasi anggaran daerah yang berpotensi memengaruhi perputaran uang di masyarakat.
Jika sebelumnya APBD Kota Samarinda berada di kisaran Rp5,3 triliun, kini turun menjadi sekitar Rp3,1 triliun.
“Kurang lebih ada pengurangan sekitar Rp1,5 sampai Rp1,8 triliun. Pasti ada pengaruhnya terhadap ekonomi daerah. Karena uang yang beredar tentu berbeda,” jelasnya.
Meski demikian, ia tetap optimistis kondisi ekonomi masyarakat Samarinda relatif stabil. Hal itu ditopang oleh aktivitas perdagangan yang dominan serta sektor pertanian di Kalimantan Timur yang dinilai cukup baik.
“Samarinda ini umumnya masyarakat pedagang. Mudah-mudahan daya beli masyarakat tidak terlalu terdampak dan harga-harga tetap stabil,” katanya.
Ia juga berharap para pelaku usaha menjaga etika perdagangan dan tidak memanfaatkan momentum hari besar untuk mengambil keuntungan berlebihan.
“Intinya kita ingin masyarakat bisa menjalani Ramadan dengan tenang, tanpa dibebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” harapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Samarinda bersama instansi terkait telah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bapokting pada Kamis 12 Februari 2026.
Sidak menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan, mulai dari pangkalan LPG Toko Harapan di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Segiri, SPBU Pertamina 64.751.14 di Jalan Urip Sumoharjo, hingga Indogrosir.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyampaikan hasil pengecekan menunjukkan harga dan ketersediaan stok masih relatif aman.
“Harga masih relatif aman. Memang ada yang naik sedikit dan ada yang turun, tapi masih di bawah harga eceran tertinggi (HET),” ujar Saefuddin.
Ia memastikan komoditas utama seperti bawang merah, bawang putih, cabai, ikan, ayam, dan daging dalam kondisi cukup untuk menghadapi rangkaian hari besar keagamaan, mulai dari Imlek, Ramadan hingga Idulfitri.

