SAMARINDA: Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi orientasi utama dalam penggunaan anggaran daerah guna menekan potensi tindak kriminal yang dipicu faktor ekonomi.
Ia menegaskan, DPRD terus mendorong pemerintah agar setiap program yang dibiayai APBD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
“Yang jelas kita DPRD ini selalu mendorong pemerintah supaya orientasi setiap penggunaan anggaran itu adalah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 24 Maret 2026.
Menurutnya, masih terdapat program pemerintah yang dinilai kurang berdampak langsung terhadap masyarakat luas, sehingga kondisi ekonomi warga tidak mengalami perubahan signifikan.
Ia mencontohkan, alokasi anggaran seharusnya lebih difokuskan pada pengembangan sektor ekonomi masyarakat, seperti pemberdayaan UMKM dan penciptaan akses usaha, agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara bertahap.
“Kalau anggaran dialokasikan untuk pengembangan ekonomi kerakyatan, paling tidak ada perubahan walaupun tidak signifikan. Tapi itu bisa jadi modal dasar perubahan yang lebih besar,” katanya.
Samri juga menyoroti sejumlah pembangunan yang dinilai hanya dinikmati segelintir pihak, sehingga tidak memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Selain itu, ia menilai pembangunan infrastruktur tetap penting, terutama dalam membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat, seperti jalan yang dapat mendukung aktivitas usaha dan distribusi barang.
Ia mengaitkan kondisi ekonomi dengan potensi meningkatnya tindak kriminal.
Menurutnya, tekanan ekonomi kerap menjadi pemicu seseorang melakukan tindakan melanggar hukum.
“Orang melakukan pencurian atau kejahatan bukan karena hobi, tapi karena terdesak kebutuhan ekonomi,” tegasnya.
Karena itu, ia mendorong adanya program pembinaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada bantuan, tetapi juga pada perubahan pola pikir dan peningkatan keterampilan.
Ia menilai pelatihan usaha, termasuk bisnis berbasis digital, perlu digencarkan agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menciptakan peluang ekonomi baru.
“Pemerintah perlu menghadirkan program yang kreatif dan kekinian, seperti pelatihan bisnis online, supaya masyarakat bisa berkembang dan tidak tertinggal,” pungkasnya.

