SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal mengatakan di era saat ini semua platform sudah digital dan luas, sehingga perlu diperhatikan bagaimana pers bertanggung jawab.
“Semua orang bisa membuat berita, semua orang bisa memproduksi berita, tapi apakah orang itu bertanggung jawab? Jadi itu yang perlu kita garis bawahi,” kata Faisal melalui rilis Pemprov Kaltim.
Hal tersebut dikatakan Faisal saat mewakili Wakil Gubernur Kaltim menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara, Kamis (9/02/2023).
“Kita cukup bangga di Kaltim, pada 2022 indeks keterbukaan pers kita tertinggi, peringkat satu di Indonesia. Mudah-mudahan iklim bagus di tahun 2022 bisa kita bawa kembali di tahun 2023,” bangga Faisal.
Ia pun mengaku HPN tahun ini luar biasa dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya saat masa pandemi Covid-19 di Kendari.
“Antusias kawan-kawan pers berbaur dengan masyarakat dan peningkatan ekonomi kerakyatan juga luar biasa terjadi di sini,” ungkapnya.
Selain itu, peringatan HPN dengan tema Pers Bebas Demokrasi Bermartabat juga dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi.
“Di tengah suasana ini, insan media mainstream sangat dibutuhkan sebagai rumah informasi yang menyingkap fakta dan kebenaran,” tegasnya.
Jokowi menyampaikan, media diharapkan mampu memegang teguh idealisme dan objektivitas jelang Pemilu 2024. Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah untuk mendukung keberadaan media.
Peringatan dirangkai dengan penandatanganan keputusan bersama gugus tugas pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 antara Dewan Pers, Bawaslu, KPU, dan KPID.
Penandatanganan kesepahaman bersama PWI Pusat dengan Astra, BPDPKS, BNI, Perhumas, Perpusnas, Artha Graha Peduli, dan Bulog. Dilanjutkan pemberian penghargaan kepada tokoh pers.
Turut hadir dalam HPN, Ketua Umum PWI Atal S Depari, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Bupati Paser, Ketua PWI Kaltim Endro S Effendi, Perwakilan Biro Administrasi Pimpinan Kaltim Erni Yusnita.

