SAMARINDA: Pembangunan fasilitas latihan atau driving golf di Samarinda dilaporkan telah rampung sepenuhnya dan kini tinggal menunggu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, mengatakan progres pembangunan telah mencapai 100 persen.
Namun, keputusan terkait pola pengelolaan masih menunggu arahan Wali Kota.
Opsi yang dipertimbangkan meliputi penyerahan pengelolaan kepada pihak ketiga atau dikelola langsung oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Progres driving golf sebenarnya sudah selesai 100 persen. Saat ini kami tinggal menunggu peresmian. Terkait pengelolaannya, apakah akan diserahkan ke pihak ketiga atau dikelola oleh UPTD, kami masih menunggu arahan dari Bapak Wali Kota,” ujarnya, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menambahkan seluruh perizinan telah lengkap, sementara fasilitas pendukung juga telah terpenuhi, termasuk perangkat monitor untuk penghitungan poin bola serta peralatan elektronik penunjang lainnya.
Meski demikian, waktu pemanfaatan fasilitas tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan lanjutan, khususnya mengenai pihak yang akan bertanggung jawab atas pengelolaan operasional.
“Kapan dapat dimanfaatkan, saya harus mendapatkan arahan Wali Kota terlebih dahulu, terutama mengenai siapa yang akan mengelola, apakah UPTD atau kerja sama dengan pihak ketiga,” katanya.
Selain itu, aset driving golf saat ini juga belum diserahterimakan kepada UPTD, sehingga proses administrasi lanjutan masih menunggu penetapan kebijakan dari pemerintah daerah.
Dengan kondisi tersebut, fasilitas yang telah selesai dibangun itu sementara belum dibuka untuk umum hingga seluruh tahapan administratif dan skema pengelolaan ditetapkan.

