SAMARINDA: Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Sidang III yang digelar pada Rabu, 24 Desember 2025, menyepakati delapan Raperda menjadi Perda.
Meskipun seluruh Raperda akhirnya disetujui, Fraksi Demokrat sempat mengajukan permintaan penundaan untuk Raperda Perubahan Perda No 13/2021 tentang Perusahaan Daerah Varia Niaga.
Dalam penyampaian pandangan akhirnya, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Samarinda Viktor Yuan, menyampaikan partainya meminta agar Raperda tersebut ditunda hingga kondisi keuangan Pemerintah Kota Samarinda stabil dan kinerja Perumda Varia Niaga dapat lebih terlihat.
Fraksi Demokrat menganggap bahwa meski pembagian dividen sebesar 30 persen pada Perumda merupakan langkah yang baik, namun hingga saat ini dividen dari Perumda tersebut belum terealisasi.
“Kami menilai, kondisi keuangan Pemkot Samarinda yang tengah tertekan dan belum adanya pembagian dividen dari Perumda menjadi alasan utama kami meminta penundaan. Kami ingin memastikan bahwa Perumda ini mampu menunjukkan kinerja yang maksimal terlebih dahulu,” ujar Viktor Yuan.
Selain itu, Fraksi Demokrat juga menyoroti pentingnya penguatan pengawasan terhadap Perumda, agar dapat beroperasi secara mandiri dan tidak selalu bergantung pada penyertaan modal dari pemerintah daerah.
Meskipun Fraksi Demokrat mengusulkan penundaan, Fraksi PAN dan PDIP menyatakan penolakan tegas terhadap Raperda tersebut, sementara PKB-Gelora memilih untuk absen dalam keputusan persetujuan.
Namun, setelah dilakukan mekanisme voting, mayoritas fraksi, yakni Gerindra, Golkar, Nasdem, dan PKS, memberikan dukungan terhadap seluruh Raperda yang diajukan, sehingga akhirnya seluruh Raperda termasuk Raperda Perumda Varia Niaga tetap disetujui menjadi Perda Kota Samarinda.
Meski ada perbedaan pandangan, Viktor Yuan yang juga Anggota Komisi II, menegaskan tujuan Fraksi Demokrat adalah memastikan Raperda yang disahkan dapat memberikan dampak positif untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Samarinda.
“Meski ada perbedaan pendapat, kami tetap berkomitmen untuk mendukung kebijakan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kami berharap Perumda bisa membuktikan kinerjanya dan memberikan dividen yang dapat mendukung stabilitas ekonomi daerah,” pungkas Viktor.

