SAMARINDA: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) merupakan tulang punggung untuk membentuk keluarga yang harmonis.
Hal ini penting, sebab keluarga sebagai pondasi utama pembentukan karakter dan kualitas generasi penerus bangsa.
Semakin kuat dan kokoh sebuah keluarga, semakin besar pula potensinya untuk membentuk generasi unggul yang siap berkontribusi membangun masyarakat dan negara.
Terlebih, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut pemerintah daerah harus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berkualitas.
“IKN sudah di depan kita. Kaltim harus punya generasi unggul dan keluarga yang kuat serta berdaya. Inilah pondasi utamanya,” ujarnya.
Hal itu ia katakan pada Gala Dinner Hari Kesatuan Gerak ke 53 dan Rakernas X PKK 2025 di Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin, 7 Juli 2025 lalu.
Harum, sapaan akrabnya menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus mendorong penguatan fungsi keluarga melalui berbagai program edukasi dan pendampingan oleh PKK.
Dirinya berharap Kalimantan Timur segera memiliki generasi yang siap menghadapi tantangan global dan membawa kemajuan bagi Benua Etam melalui peran penting kader PKK dalam pembinaan keluarga.
“Penyelenggaraan HKG dan Rakernas PKK 2025 di Kaltim menjadi momentum membangkitkan semangat pemerintah bersama PKK untuk bergerak bersama mewujudkan generasi unggul dan kesejahteraan rakyat,” ucapnya optimis.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu menambahkan, PKK melalui programnya (dasawisma) langsung menyentuh akar rumput memberi pendampingan dan pelayanan langsung ke rumah-rumah.
“Peran PKK sangat mendukung peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berkualitas di Kaltim,” pujinya.
Di tempat berbeda, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur Seno Aji juga menyampaikan harapannya kepada TP PKK.
Bukan soal keluarga, melainkan PKK sebagai motor penggerak utama pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Timur sesuai harapan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie.
“Komitmen kita jelas sama seperti pak Menkop sampaikan. Saat ini seluruh koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kaltim sudah berdiri dan berbadan hukum, tinggal pengoperasiannya saja,” ungkapnya usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-X PKK tahun 2025 di Gedung Plenary Hall Sempaja Samarinda, Selasa 8 Juli 2025 lalu.
Ia berharap, 841 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di wilayah Kaltim bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang murah dan terjangkau, baik itu sembako, gas LPG maupun kebutuhan lainnya.
Seno juga mendorong para kader TP PKK turut berperan aktif dalam memajukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih.
Ia meyakini, keterlibatan kader TP PKK akan memberikan energi positif dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Wagub menegaskan, peran aktif kader PKK sangat dibutuhkan, baik dalam edukasi, pendampingan, maupun pengelolaan kegiatan ekonomi yang berbasis rumah tangga.
“Kita berharap kader-kader PKK tidak hanya menjalankan 10 program pokok PKK, tetapi juga berkontribusi langsung dalam koperasi di desa dan kelurahan,” pintanya.
Menurutnya, PKK yang memiliki jaringan hingga tingkat dasawisma adalah kekuatan besar, sehingga koperasi desa dan kelurahan bisa berkembang pesat untuk memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv/Diskominfokaltim)
Editor : Emmi

