SAMARINDA : Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1444 Hijriah, masyarakat dihimbau untuk tetap memperhatikan keselamatan saat melakukan perjalanan pulang kampung dan memastikan keamanan lingkungan rumah sebelum berangkat.
Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengingatkan bagi masyarakat yang mudik lebaran menggunakan kendaraan pribadi, dapat memastikan mobil atau motornya pada kondisi yang aman, berhati-hati di jalan dan melakukan perjalanan dengan lancar.
Hadi juga mengimbau agar masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan rumah masing-masing sebelum mudik lebaran.
“Dengan memperhatikan kondisi rumah tempat tinggal seperti mematikan aliran listrik yang tidak digunakan, melepas selang/regulator kompor gas, termasuk hal-hal lainnya yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran,” pesan Hadi di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (18/4/2023).
Tak lupa Hadi menyebutkan para pemudik harus memastikan kran air sudah mati sebelum meninggalkan rumah, pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik. Hal itu sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kejahatan seperti pencurian dan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Lebih lanjut ia menambahkan mudik lebaran tahun 2023 kemungkinan melonjak dibandingkan tahun sebelumnya karena pemerintah secara resmi mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait pandemi Covid-19 sejak 30 Desember 2022 lalu.
Ia menegaskan, meski kebijakan PPKM telah resmi dicabut, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati dan waspada dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi risiko Covid-19.
“Pemakaian masker di tempat keramaian dan ruang tertutup tetap dilakukan, termasuk kesadaran vaksinasi harus terus digalakkan karena ini akan membantu meningkatkan imunitas. Masyarakat harus makin mandiri dalam mencegah penularan Covid-19 yang sampai saat ini penularannya masih terjadi,” terangnya.

