SAMARINDA : Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri kegiatan musyawarah besar (Mubes) ke III Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023. Digelar di Gedung Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Kota Samarinda, Rabu (22/3/2023).
Mengangkat tema ‘Pebeke Tawai Pekuweq Kimet’ yang berasal dari bahasa Dayak dengan makna satu hati dalam kebersamaan, satu pikiran, satu tujuan dalam persatuan. Mubes tersebut di buka secara langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi ditandai pemukulan gong secara simbolis.
Wali Kota Andi Harun menyampaikan dengan Mubes Ke-III Kerukunan Dayak Kenyah Lebiluq Timai, diharapkan agar terus menjaga persatuan dan kesatuan, merawat kerukunan serta menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kami (Pemkot Samarinda) berharap mubes ini dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk menjaga persatuan dan merawat kerukunan,” ungkapnya saat ditemui awak media usai kegiatan.
Ia berharap Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai dapat terus meningkatkan eksistensinya dalam memberikan kontribusi pembangunan Kota Samarinda dan Provinsi Kaltim secara khusus serta bangsa dan Negara Republik Indonesia secara luas.
Kemudian sebutnya, Kaltim sebagai provinsi yang menjadi tujuan strategis pembangunan nasional berkenaan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hendaknya menjadi salah satu tujuan yang harus berorientasikan kepada masyarakat Kaltim termasuk di dalamnya unsur organisasi kedaerahan.
Dalam hal ini kata AH sapaan akrabnya, Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai bersama paguyuban kesukuan dan organisasi kedaerahan di Kota Samarinda dapat bersinergi dengan pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan IKN.
Sementara itu Ketua Umum Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai Provinsi Kaltim Yahya Ubay mengatakan pihaknya akan mendukung stabilitas keamanan daerah dengan berperan aktif memelihara kerukunan antarumat beragama.
Sebutnya, Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai siap berkolaborasi dan menjalin kerja sama dengan pemerintah serta setiap unsur stakeholder di daerah dalam mendukung pembangunan Kaltim terkhusus menyambut IKN.
Lebih lanjut ia menerangkan, Kerukunan Dayak Kenyah Lebuq Timai akan mendeklarasikan suasana yang aman, tertib dan damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Kaltim. Ke depannya membangun harkat dan martabat Suku Dayak di Kaltim.
“Kita akan mensosialisasikan untuk membangun harkat dan martabat Dayak di Kaltim. Kita harus terlibat dalam pembangunan daerah termasuk pembangunan IKN, jangan sampai kita tuan rumah hanya sebagai penonton,” jelasnya

