
Bontang – Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang (BW) mengusulkan agar mobil dinas pejabat tidak lagi beli, demi menghemat anggaran APBD dari pengadaan dan perawatan kendaraan.
“Saya usulkan, mobil kendaraan operasional pejabat daerah tidak beli, namun menyewa untuk menghemat anggaran daerah,” kata BW belum lama ini.
Ia menerangkan pemerintah daerah dalam waktu satu tahun mampu menghemat APBD mencapai Rp 80 miliar dari pengeluaran pembelian mobil dinas.
“Saya hitung dengan sistem sewa dapat mengamankan APBD kita sekitar Rp 80 miliar dalam setahun,” ujarnya.
Tidak hanya menghemat pembiayaan pengadaan, sistem sewa mampu menekan anggaran perawatan kendaraan dinas.
“Anggaran perawatan juga tidak bakal keluar,” tuturnya.
Usulan tersebut diterima dan disetujui Wali Kota Bontang Basri Rase, yang mana mobil dinas tidak lagi beli melainkan menyewa.
“Saya setuju dengan usulan tersebut, untuk menghemat APBD kita,” ungkap Wali Kota Bontang Basri Rase.
Ia mengatakan untuk menindaklanjuti usulan tersebut, maka akan dilakukan pembahasan antara pemerintah dan pihak DPRD Kota Bontang.
“Bersama DPRD usulan ini akan kita bahas segera, agar di tahun depan (2022) dapat terealisasi,” tutupnya.

