JAKARTA: Kontingen Wushu Indonesia mencatatkan prestasi gemilang pada SEA Games 2025 Thailand, dengan meraih total sembilan medali dan memastikan kembali posisi sebagai juara umum di cabor tersebut.
Raihan tersebut terdiri atas lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu, sekaligus melampaui target yang telah ditetapkan.

Dalam acara pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games ke-33 Thailand di Istana Negara, Kamis, 8 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi para atlet dalam mengharumkan nama bangsa.
“Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi menyampaikan terima kasih saya atas keberhasilan Saudara dalam menjaga kehormatan Bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Medali emas kontingen Wushu Indonesia diraih oleh Patricia Geraldine dari nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu; penampilan beregu Duilian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi; atlet sanda putri Tharisa Dea Florentina; atlet sanda putra Samuel Marbun; serta atlet senior Edgar Xavier Marvelo.
Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan oleh Seraf Naro Siregar, Tim Duilian Weapon Putra yang terdiri dari Edgar Xavier Marvelo, Ahmad Ghifari Fuaiz, dan Seraf Naro Siregar, serta Tim Duilian Bare Handed Beregu Putra yang diperkuat Eugenia Diva Widodo dan Tasya Ayu Puspa Dewi. Adapun medali perunggu diraih atlet sanda putra Harry Brahmana.
Rangkaian prestasi tersebut merupakan hasil dari disiplin latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta sinergi pembinaan yang berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan.
Dukungan juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang sekaligus menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI).
Selama SEA Games berlangsung, Airlangga aktif memantau dan berkomunikasi terkait perkembangan perjuangan para atlet di Thailand.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet wushu. Kita patut bersyukur atas raihan sembilan medali dan gelar juara umum yang berhasil dibawa pulang,” ujar Airlangga.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan soliditas tim nasional, sekaligus menunjukkan bahwa target yang ditetapkan dapat terlampaui dengan persiapan yang matang.
Ke depan, Airlangga mendorong para atlet untuk menjaga disiplin dan konsistensi latihan guna memantapkan kesiapan menghadapi ajang olahraga internasional berikutnya.
Pemerintah memandang sektor olahraga sebagai bagian dari ekosistem industri yang mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
Melalui pembinaan atlet dan dukungan terhadap berbagai cabang olahraga, prestasi olahraga diharapkan tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

